LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Rupiah melemah dikhawatirkan beri dampak negatif ke dunia usaha

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, mengatakan, kurs yang terlalu tinggi tidak bagus bagi dunia usaha. Kurs yang cenderung tidak stabil juga akan mengganggu pengambilan keputusan pada dunia usaha.

2018-02-08 21:28:44
Darmin Nasution
Advertisement

Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) bergerak tidak stabil bahkan melemah dalam perdagangan beberapa waktu belakangan. Mengutip data Bloomberg, nilai tukar (kurs) sempat menyentuh level Rp 13.613 per USD pada perdagangan Selasa (6/2).

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, mengatakan, kurs yang terlalu tinggi tidak bagus bagi dunia usaha. Kurs yang cenderung tidak stabil juga akan mengganggu pengambilan keputusan pada dunia usaha.

"Artinya tentu saja bagi dunia usaha kurs itu enggak baik kalau terlalu tinggi. Kalau dampak ekonominya itu ya enggak buru-buru kalau dampak volatilitas keluarnya. Tapi dia akan cenderung mengganggu pengambilan keputusan di dunia usaha," ujar Darmin di Kantornya, Jakarta, Kamis (8/2).

Advertisement

Darmin mengatakan, kurs yang tidak stabil membuat pengusaha menahan diri dalam pengambilan kebijakan. Namun jika kurs dan volatilitas terjaga maka akan lebih mudah bagi pengusaha menentukan langkah ke depan.

"Kalau kurs stabil, pengambilan keputusan itu lebih mudah dan kalau ada volatilitas ya pengambilan keputusan sedikit lebih susah, karena orang kurang pasti ke depannya bagaimana," tandasnya.

Baca juga:
Maret 2018, Kemenhub buka lelang Bandara Komodo Labuan Bajo
Pembebasan lahan jalur LRT Jabodebek capai 90 persen
Pemerintah bentuk tim persiapkan Labuan Bajo sambut pertemuan IMF-Bank Dunia
Pemerintah diminta tingkatkan pemberdayaan SDM tekan ketimpangan
Ini penyebab daerah dengan kekayaan alam melimpah tapi penduduknya miskin

Advertisement
(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.