LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Rupiah Makin Melemah Sentuh Level Rp14.453 per USD

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan, The Fed mulai mengkhawatirkan perang dagang yang bisa mengurangi potensi ekspansi ekonomi AS saat ini dan akan menggunakan instrumen counter cycle termasuk suku bunga yang lebih rendah.

2019-05-15 12:42:32
Rupiah
Advertisement

Nilai tukar Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta melemah seiring kekhawatiran bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed) terhadap perang dagang antara AS dan China. Rupiah dibuka di level Rp14.445 atau melemah tipis dibanding penutupan kemarin di Rp14.434 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah langsung melemah ke level Rp14.453 usai pembukaan. Namun kemudian menguat tipis ke level Rp14.438, lalu melemah kembali dan saat ini Rupiah berada di Rp14.445 per USD.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan, The Fed mulai mengkhawatirkan perang dagang yang bisa mengurangi potensi ekspansi ekonomi AS saat ini dan akan menggunakan instrumen counter cycle termasuk suku bunga yang lebih rendah.

Advertisement

"Beberapa pejabat The Fed melihat kondisi koreksi pasar saat ini sebagai pertanda melemahnya kepercayaan pasar terhadap prospek ekonomi," ujar Lana dikutip Antara, Rabu (15/5).

Saat ini, The Fed masih akan mempertahankan suku bunganya pada kisaran antara 2,25-2,5 persen terutama dengan memperhatikan kondisi ketenagakerjaan dan inflasi.

Pada April 2019 pertumbuhan harga impor di AS tumbuh 0,2 persen (bulan ke bulan/mom), melambat dibandingkan Maret 2019 yang tumbuh 0,6 persen (mom), dan di bawah ekspektasi konsensus 0,7 persen (mom). Kenaikan ini terutama karena naiknya harga energi dan makanan.

Advertisement

"Pertumbuhan ini belum memfaktorkan tensi perang dagang yang semakin menguat di awal Mei ini," kata Lana.

Baca juga:
Rupiah Merosot Seiring Masih Berlanjutnya Perang Dagang China-AS
BI Catat Kebutuhan Uang Tunai Saat Lebaran Capai Rp217,1 Triliun
Rupiah Diprediksi Melemah Seiring Memanasnya Perang Dagang AS-China
Rupiah Makin Melemah di Level Rp14.355 per USD
Rupiah Masih Betah di Level Rp14.300 per USD
BI soal Rupiah Terperosok ke Rp 14.309 per USD: Disebabkan Dinamika Global

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.