Rupiah ditutup menguat, nyaris tinggalkan level Rp 13.000 per USD
Rupiah sempat menyentuh level terkuatnya di Rp 13.004 per USD.
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) bergerak menguat sepanjang perdagangan hari ini, Senin (24/10). Rupiah dibuka di level Rp 13.046 per USD dan kemudian ditutup menguat di Rp 13.012 per USD.
Mengutip data Bloomberg, Rupiah sempat menyentuh level terkuatnya di Rp 13.004 per USD atau nyaris meninggalkan level Rp 13.000-an per USD.
Bank Indonesia mencatat, pergerakan nilai tukar Rupiah selama Oktober 2016 mengalami penguatan terhadap USD. Secara rata-rata, mata uang Garuda terapresiasi 0,41 persen atau di kisaran Rp 13.110 per USD.
"Penguatan itu berlanjut, dan di minggu ketiga Oktober Rp 13.005 per USD," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Tirta Segara di kantornya, Jakarta, Kamis (20/10).
Tirta menjelaskan, dari faktor internal penguatan Rupiah didorong mulai membaiknya perekonomian domestik, seiring dengan terjaganya stabilitas makro ekonomi nasional.
Sementara dari faktor global, lanjut Tirta, kepastian bank sentral Amerika Serikat (The Fed) yang akan menaikkan tingkat suku pada Desember mendatang, memberikan angin positif bagi pasar keuangan.
"Ke depan kami akan tetap jaga stabilitas kurs rupiah, sesuai dengan fundamentalnya," ungkap Tirta.
Baca juga:
Ekonomi RI kuartal III diprediksi turun dibanding kuartal II
KSSK khawatirkan rendahnya penetrasi korporasi RI tarik utang
BI: Ada dana perbankan Rp 350 T bisa digunakan bangun ekonomi RI
Gaet investor Jepang, BKPM promosikan layanan investasi 3 jam
BI akan terbitkan aturan anyar soal surat utang korporasi