Rupiah ditutup melemah ke level Rp 13.057 per USD
Rupiah sempat menyentuh level Rp 13.073 per USD, lalu kembali menguat ke Rp 13.053 per USD.
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) ditutup melemah di perdagangan hari ini, Rabu (2/11). Rupiah ditutup di level Rp 13.057 per USD atau melemah dibanding penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.047 per USD.
Mengutip data Bloomberg, Rupiah sempat menyentuh level Rp 13.073 per USD, lalu kembali menguat ke Rp 13.053 per USD.
Bank Indonesia mencatat, pergerakan nilai tukar Rupiah selama Oktober 2016 mengalami penguatan terhadap USD. Secara rata-rata, mata uang Garuda terapresiasi 0,41 persen atau di kisaran Rp 13.110 per USD.
"Penguatan itu berlanjut, dan di minggu ketiga Oktober Rp 13.005 per USD," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Tirta Segara.
Tirta menjelaskan, dari faktor internal penguatan Rupiah didorong mulai membaiknya perekonomian domestik, seiring dengan terjaganya stabilitas makro ekonomi nasional.
Sementara dari faktor global, lanjut Tirta, kepastian bank sentral Amerika Serikat (The Fed) yang akan menaikkan tingkat suku pada Desember mendatang, memberikan angin positif bagi pasar keuangan.
"Ke depan kami akan tetap jaga stabilitas kurs rupiah, sesuai dengan fundamentalnya," ungkap Tirta.
Baca juga:
Di Pasific Place, Sri Mulyani dicurhati pengusaha barang mewah
Sri Mulyani: Istana Negara dulu tak masuk dalam aset pemerintah
Sri Mulyani: Peninggalan zaman Belanda jadi aset negara
Berantas produk selundupan, Menkeu bakal tertibkan importir borongan
Apindo soal demo 4 November: Jangan sampai pengalaman 1998 terulang