Rizal Ramli: Tangkapan nelayan Sibolga dikirim ke semua wilayah NKRI
Pembangunan infrastruktur laut akan memudahkan pengiriman ikan ke semua wilayah.
Menteri Koordinator bidang Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli optimis hasil tangkap nelayan Sibolga akan memenuhi kebutuhan ikan seluruh Indonesia. Apalagi, pihaknya terus mendukung pembangunan infrastruktur buat meningkatkan kiriman ikan ke wilayah lain.
"Dalam rangka poros maritim, pelabuhan di luar Pulau Jawa, jaringan kapal, ikan yg begitu murah di sibolga ini, bisa dikirim ke seluruh Indonesia, bisa sekalian diolah," ujar Rizal kepada nelayan di Pelabuhan Perikanan Nusantara, Sibolga, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Kamis (17/12).
Rizal menjelaskan, murahnya harga di tempat pelelangan ikan Sibolga mampu bersaing jika nantinya pengiriman mampu terwujud ke seluruh wilayah Indonesia. Pihaknya berharap dengan bantuan pemerintah nantinya bisa meningkatkan hasil tangkapan.
"Pemerintah mau bangun lima ribu kapal dalam lima tahun akan datang, akan dibagikan kepada nelayan-nelayan, koperasi-koperasi, kapal-kapal enggak besar, punya 10-15 crew kapal, mudah dikelola, ada sertifikat kapal, kaya surat tanah," ujarnya
Rizal berharap, pimpinan perbankan yang hadir di Pelabuhan Perikanan Nusantara Sibolga agar mendukung para nelayan dalam pemberian modal kerja buat meningkatkan kesejahteraan para nelayan.
"Di sini ada bank BRI, Mandiri, BNI, supaya kasih kredit modal kerja pada koperasi-koperasi itu, koperasi nelayan punya kapal, dapat modal kerja, bisa hasilkan lebih banyak ikan," ujar Menteri dengan slogan rajawali kepret itu.
Pantauan merdeka.com, kedatangan Rizal Ramli disambut dengan tarian tor-tor batak. Dia menyempatkan diri berbincang dengan pekerja sortir ikan di tempat pelelangan ikan. Rizal pun didampingi Kepala Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS), Evelyn G, Masassya, dan segenap jajaran pemerintah daerah Sibolga.
Baca juga:
Sertifikat tambak nelayan bisa jadi agunan kredit hingga Rp 500 juta
Nelayan protes reklamasi bakal direlokasi ke pulau di Teluk Jakarta
Dalam 5 tahun, pemerintah bakal bikin 5 ribu kapal untuk nelayan
Menko Rizal sebut premi BPJS nelayan cuma setengah bungkus rokok