LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

RI-Malaysia Teken 11 Perjanjian Investasi Pembangunan IKN Nusantara

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan keterlibatan Malaysia dalam pembangunan proyek Ibu Kota Negara, atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur. Itu tertuang dalam 11 Letter of Intent (LoI) alias surat pernyataan minat Malaysia untuk menanamkan modal di proyek IKN Nusantara.

2023-01-09 15:01:40
Investasi
Advertisement

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan keterlibatan Malaysia dalam pembangunan proyek Ibu Kota Negara, atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur. Itu tertuang dalam 11 Letter of Intent (LoI) alias surat pernyataan minat Malaysia untuk menanamkan modal di proyek IKN Nusantara.

"Saya menyambut baik minat para investor Malaysia dalam pembangunan Ibukota Negara Baru Nusantara," kata Jokowi dalam sesi konferensi pers pasca bersua dengan Perdana Menteri Malaysia, Dato Sri Anwar Ibrahim, Senin (9/1).

Jokowi mengutarakan, 11 letter of intent telah ditandatangani oleh sektor swasta Malaysia dan diserahkan kepada Otoritas IKN. Beberapa kesepakatan di antaranya bergerak di bidang elektronik, kesehatan, pengelolaan limbah, konstruksi dan properti.

Advertisement

"Selain itu juga terdapat sejumlah MoU di bidang perkapalan, pembiayaan ekspor impor, energi hijau, pengembangan industri baterai, dan lain-lainnya juga sudah ditandatangani," imbuh Jokowi.

Sementara PM Malaysia Dato Sri Anwar Ibrahim mengatakan, perjanjian ini jadi bentuk keterbukaan yang dituangkan Pemerintah Negeri Jiran dan sektor swastanya. Selain itu, Pemerintah Malaysia melalui Kementerian Perdagangan Internasional dan Industri (MITI) melihat adanya peluang ekonomi yang turut bisa dimanfaatkan oleh negaranya.

"Dengan inisiatif MITI di Malaysia, kita telah menyaksikan semalam. Dan, hari ini satu usaha yang lebih positif dan agresif Malaysia karena ada kepentingan Malaysia, juga terutama di Sabah dan Serawak. Kedekatannya dan kepentingan ekonomi wilayah yang sangat bermakna," tutur Anwar Ibrahim.

Advertisement

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Industri Kripto Sengsara di Awal 2023, Marak PHK dan Tuai Tuntutan Hukum
Penjualan Emas di 2023 Diprediksi Tetap Agresif, Meski Ada Ancaman Resesi
Mampukah Perppu Cipta Kerja Undang Investor & Buka Lapangan Kerja di Indonesia?
Perppu Cipta Kerja Tak Jamin Investasi Bakal Meningkat
Perppu Cipta Kerja Bakal Beri Kepastian Hukum Bagi Investor
Investasi Pertamina di Venezuela Lebih Konkret Dibanding Wacana Impor Minyak Rusia

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.