LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

RI-Malaysia Bakal Sambangi Uni Eropa Lawan Kampanye Negatif CPO

Indonesia dan Malaysia akan melakukan perjalanan misi ke Uni Eropa. Perjalanan ini sebagai respon atas kebijakan dari negara-negara Uni Eropa terkait larangan penjualan produk yang merusak hutan, termasuk di dalamnya melarang produk kelapa sawit.

2023-02-09 15:51:03
kelapa sawit
Advertisement

Indonesia dan Malaysia akan melakukan perjalanan misi ke Uni Eropa. Perjalanan ini sebagai respon atas kebijakan dari negara-negara Uni Eropa terkait larangan penjualan produk yang merusak hutan, termasuk di dalamnya melarang produk kelapa sawit.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pada misi kali ini Indonesia dan Malaysia sepakat untuk membangun komunikasi kepada Uni Eropa agar kebijakan tersebut tidak menimbulkan konsekuensi baik terhadap pengekspor dan pengimpor kelapa sawit.

"Pertemuan ini sepakat untuk melakukan misi bersama ke Uni Eropa untuk mengkomunikasikan dan untuk mencegah konsekuensi yang tidak diinginkan dari peraturan tersebut ke sektor kelapa sawit," ujar Airlangga dalam konferensi pers, Jakarta, Kamis (9/2).

Advertisement

Indonesia dan Malaysia juga akan mencari kemungkinan pendekatan kolabortif di antara pihak-pihak yang berkepentingan. Sebab menurut Airlangga, anggota Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) komitmen untuk terus terlibat dengan negara-negara Uni Eropa dalam mencapai hasil yang menguntungkan bagi negara produsen maupun konsumen.

Airlangga juga menambahkan, selain perjalanan misi ke Uni Eropa, Indonesia dan Malaysia juga sepakat akan menyambangi India, untuk memanfaatkan beberapa peluang potensial yang ada di India.

Menurutnya, India mengakui komitmen Indonesian Sustainable Palm Oil System (ISPO) dan The Malaysian Sustainable Palm Oil (MSPO), sebagai kebijakan masing-masing negara terhadap kelapa sawit yang berkelanjutan.

Advertisement

Hal penting yang akan disampaikan Indonesia dan Malaysia kepada Uni Eropa adalah dampak kebijakan larangan produk yang menyebabkan kerusakan hutan, terhadap para petani kelapa sawit.

"CPO (crude palm oil) itu menjadi salah satu program untuk pengentasan kemiskinan, baik di Indonesia maupun di Malaysia dan juga bahwa small holder ini atau para petani juga akan didorong untuk mengikuti best practice dari ISPO maupun MSPO," pungkasnya.

Baca juga:
Perhatikan Aspek Kebijakan, GAPKI Optimis Prospek Industri Sawit Tetap Positif
Tertinggi Sepanjang Sejarah Perusahaan, Holding PTPN Raup Laba Rp5,5 Triliun di 2022
Neraca Perdagangan Surplus USD54,53 Miliar di 2022, Ditopang Batubara & Sawit
PTPN III Beberkan Kronologi Bentrokan Petugas Keamanan & Warga Areal HGU Kebun Bangun
Implementasi Solar Campur 35 Persen Minyak Sawit Hemat Devisa Negara Rp161 Triliun
Mulai Besok, Indonesia Resmi Terapkan Solar Campur Sawit 35 Persen

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.