LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Respon Jasa Marga Soal Pembangunan Infrastruktur Tanpa Utang

Head of Corporate Finance Jasa Marga Eka Setya Adrianto memandang lain terkait proses berutang tersebut. Menurutnya, berutang merupakan tanda bahwa perseroan atau Indonesia dipercaya untuk menggarap suatu proyek.

2019-02-07 14:18:13
Jasa Marga
Advertisement

Masifnya pembangunan infrastruktur untuk jalan tol yang menggunakan utang atau pinjaman banyak mendapat sorotan dari masyarakat. Sebab, hal ini sering dikaitkan dengan ketidakmampuan pemerintah dalam mengelola proyek infrastruktur.

Head of Corporate Finance Jasa Marga Eka Setya Adrianto memandang lain terkait proses berutang tersebut. Menurutnya, berutang merupakan tanda bahwa perseroan atau Indonesia dipercaya untuk menggarap suatu proyek.

"Orang berutang itu berarti mereka punya trust. Investor tentu enggak mau minjemin duitnya kalau besok Indonesia bubar kan? Tidak semudah itu," jelasnya di Menara BCA, Jakarta Pusat, Kamis (7/2).

Advertisement

Eka menggambarkan, kegiatan berutang sama saja dengan seseorang yang ingin membeli rumah. Kata dia, seseorang tidak mungkin membeli rumah langsung secara tunai (cash).

"Sama saja lah dengan orang beli rumah. Saya rasa orang beli rumah enggak ada yang cash. Nah idealnya kan sepertiga dari penghasilan kita. Kalo lebih tinggi, itu yang problem," ujarnya.

Eka menambahkan, karakter bisnis infrastruktur sendiri memang membutuhkan waktu yang panjang. Oleh karena itu, lini bisnis pada sektor ini perlu dinilai secara berbeda dengan industri lain.

Advertisement

"Infrastruktur kan memang nafasnya panjang, butuh waktu dia bisa service debt-nya tapi again infrastruktur itu bisnis yang menarik karena sudah berkali-kali terkena paparan krisis seperti 2015 tapi revenue streamnya tetap tinggi, tumbuh. Selama kita butuh transportasi, maka itu akan well-protected dari investor," tandasnya.

Reporter: Bawono Yadika Tulus

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
BPN: Proyek Infrastruktur Jokowi Tak Efisien dan Bebani Keuangan Negara
Menko Darmin: Impor TInggi Karena Kita Banyak Bangun Infrastruktur
Imbas Peninggian Trotoar, Bangku Halte Ini Jadi Pendek
Pentingnya Pembangunan Infrastruktur di Mata Plt Gubernur Aceh
Selama 4 Tahun, Kementerian PUPR Bangun 949 Embung

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.