Renovasi Gedung, Sarinah Kucurkan Dana Rp1,8 Triliun
Direktur Utama PT Sarinah (Persero) Gusti Ngurah Putu Sugiarta Yasa mengatakan, akan merenovasi gedung lama dan membangun gedung baru pada Januari 2020 mendatang. Di mana renovasi tersebut akan memakan dana sebesar Rp 1,8 triliun.
Direktur Utama PT Sarinah (Persero) Gusti Ngurah Putu Sugiarta Yasa mengatakan, akan merenovasi gedung lama dan membangun gedung baru pada Januari 2020 mendatang. Di mana renovasi tersebut akan memakan dana sebesar Rp1,8 triliun.
"Insya Allah pembangunannya dimulai Januari 2020, di lahan seluas 1,7 hektare," ungkap Ngurah usai acara Ngopi BUMN di Jakarta, Selasa (27/8).
Dia menjelaskan, nantinya penyertaan modal dalam proyek ini ialah 55 persen dari Sarinah, 25 persen dari PT Wijaya Karya (WIKA) dan 20 persen dari PT Pembangunan Perumahan (PP).
Untuk menjalankan proyek tersebut, perseroan akan menggunakan dana pinjaman dari perbankan serta kas internal (self-funding). Dia mengatakan jika proyek ini selesai, Sarinah akan memiliki aset senilai Rp1,5 triliun hingga Rp1,6 triliun.
"Saat ini, aset Sarinah nilainya sekitar Rp400 miliar, jadi kalau gedung baru sudah jadi, asetnya bisa naik 4 kali lipat," tuturnya.
Rencananya, gedung baru akan memiliki 41 lantai dengan 3 basement dan menjadi tempat untuk perkantoran, ritel makanan (food and beverage), hotel lengkap dengan fasilitasnya dan apartemen. Sementara, pembangunan gedung baru ini diprediksi akan memakan waktu hingga 30 bulan atau sekitar 2,5 tahun terhitung sejak Januari 2020.
Reporter: Athika Rahma
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Sarinah Bakal Ekspansi Bisnis di Ibu Kota Baru
Ada Demo 22 Mei, Pendapatan Sarinah Hanya 49 Persen dari Target
66 Tahun Berkarya, PT PP Sabet Predikat Industri Leader
Lebarkan Sayap Bisnis, Phapros Bakal Jual Obat TB ke Peru & Antimo ke Nigeria
Produksi Minyak dan Penjualan BBM Pertamina Naik di Semester I-2019
Dua BUMN Kolaborasi Genjot Perdagangan Komoditas Timah