LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Realisasi nilai tukar Rupiah dan harga minyak meleset jauh dari target APBN 2018

Sri Mulyani menjelaskan, hal pertama yang melenceng dari asumsi adalah nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS yang per 31 September 2018 mencapai Rp 14.119, meleset jauh dari asumsi APBN 2018 sebesar Rp 13.400.

2018-10-17 11:40:44
Sri Mulyani Indrawati
Advertisement

Menteri Keuangan, Sri Mulyani membeberkan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 hingga September. Dalam catatan Kementerian Keuangan, ada dua realisasi asumsi makro ekonomi yang melenceng cukup jauh dari target pada asumsi APBN 2018.

Sri Mulyani menjelaskan, hal pertama yang melenceng dari asumsi adalah nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS yang per 31 September 2018 mencapai Rp 14.119, meleset jauh dari asumsi APBN 2018 sebesar Rp 13.400.

"Nilai tukar rata-rata Rp 14.119 sampai September meskipun terjadi penguatan Dolar AS," kata Menkeu Sri Mulyani di Kantor Pusat Dirjen Pajak, Jakarta, Rabu (17/10).

Advertisement

Kedua, asumsi yang meleset adalah harga minyak mentah Indonesia (ICP) mencapai USD 68 per barel. Sementara asumsi ICP adalah USD 48 per barel.

Lifting minyak mencapai 774.000 barel per hari atau meleset dari asumsi 800.000 barel per hari (bph). Melesetnya asumsi APBN 2018 juga terjadi pada lifting gas sebesar 1,14 juta barel setara minyak dari target 1,2 juta barel setara minyak.

Sedangkan untuk lifting gas mencapai 1,14 juta barel setara minyak per hari, sedangkan asumsi 1,2 juta barel setara minyak per hari.

Advertisement

"Tetapi kami tetap berhati-hati karena volume produksi kami tertahan tetapi permintaan domestik kami meningkat. Kami akan melihat dalam neraca pembayaran kami mengimpor minyak dan gas," tutupnya.

Baca juga:
Per September 2018, defisit anggaran mencapai Rp 200,2 triliun atau 1,35 persen
Sri Mulyani: Penerimaan negara capai Rp 1.312 triliun hingga September 2018
Per 15 Oktober, konsumsi solar subsidi capai 82 persen
Wapres JK yakin dana APBN cukup penuhi kebutuhan penanggulangan gempa Palu-Donggala
Hingga Agustus 2018, defisit APBN capai Rp 150,7 triliun

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.