Ramainya Jasa Penitipan Kucing Lebaran di Banda Aceh Jelang Idul Fitri 2026
Menjelang Idul Fitri 1447 H/2026, jasa penitipan kucing Lebaran di Banda Aceh mengalami peningkatan signifikan, menarik perhatian pemilik hewan peliharaan yang akan mudik ke kampung halaman.
Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026, fenomena peningkatan permintaan jasa penitipan kucing di Banda Aceh menjadi sorotan. Banyak pemilik hewan peliharaan memilih menitipkan kucing kesayangan mereka. Hal ini terjadi seiring dengan persiapan masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.
Rita Zahara, seorang pekerja di Mi Ong Pet Shop, salah satu penyedia jasa penitipan dan kebutuhan hewan peliharaan di Banda Aceh, mengonfirmasi adanya lonjakan tersebut. Peningkatan ini terlihat jelas dari jumlah kucing yang dititipkan. Lonjakan ini menjadi indikator tren tahunan menjelang hari raya.
Kucing-kucing tersebut dititipkan oleh para pemilik yang berencana pulang kampung untuk merayakan Lebaran. Fenomena ini menunjukkan bagaimana masyarakat mencari solusi praktis. Mereka ingin memastikan hewan peliharaan tetap terawat selama ditinggal mudik.
Lonjakan Permintaan dan Biaya Penitipan Kucing Lebaran
Jasa penitipan kucing di Banda Aceh menunjukkan peningkatan drastis menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 H/2026. Rita Zahara dari Mi Ong Pet Shop menyebutkan, jumlah kucing yang dititipkan melonjak dari kurang dari 10 ekor pada hari biasa menjadi lebih dari 15 ekor. Peningkatan ini terutama terjadi saat akhir pekan dan libur panjang, namun menjelang Lebaran peningkatannya lebih signifikan.
Biaya penitipan kucing berkisar antara Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per hari untuk setiap ekor kucing. Harga tersebut sudah termasuk fasilitas dasar seperti kandang yang layak, makanan, minuman, serta pasir untuk buang air besar. Fasilitas ini penting untuk menjaga kenyamanan dan kebersihan kucing selama dititipkan.
Selain fasilitas dasar, Mi Ong Pet Shop juga menawarkan layanan tambahan dengan biaya bervariasi. Perawatan biasa, perawatan kutu dan jamur, hingga paket komplit dapat dinikmati dengan harga antara Rp50 ribu hingga Rp100 ribu. Durasi penitipan kucing umumnya berkisar lima hingga tujuh hari, meskipun ada juga yang lebih dari seminggu.
Profil Pemilik dan Jenis Kucing yang Dititipkan
Pemilik kucing yang memanfaatkan jasa penitipan ini berasal dari berbagai kalangan. Rita Zahara menjelaskan bahwa mayoritas adalah ibu rumah tangga dan mahasiswa. Mereka memilih menitipkan hewan peliharaan karena harus pulang kampung untuk merayakan Lebaran.
Kucing-kucing yang dititipkan pun memiliki beragam jenis, menunjukkan kecintaan pemilik terhadap ras tertentu. Beberapa jenis kucing populer yang sering dititipkan antara lain Persia dan Angora. Keberagaman jenis ini menambah semarak suasana di tempat penitipan hewan.
Keputusan untuk menitipkan kucing ini didasari oleh kebutuhan praktis selama mudik. Pemilik ingin memastikan kucing mereka tetap aman dan terawat. Jasa penitipan menjadi solusi ideal agar tidak merepotkan saat perjalanan jauh.
Tren Mudik Bersama Kucing dan Pertimbangan Biaya
Ketua Indonesian Cat Association (ICA) Aceh, Natalina Christanto, mengungkapkan adanya tren berbeda tahun ini. Beberapa anggota ICA memilih membawa kucing peliharaan mereka pulang kampung. Tren ini umumnya terjadi untuk perjalanan mudik di dalam wilayah Provinsi Aceh.
Bagi anggota ICA yang mudik ke luar Aceh, mereka sering menitipkan kucing kepada sesama pencinta kucing atau menggunakan jasa perawat dari kalangan mahasiswa yang tidak mudik. Pertimbangan biaya jasa penitipan yang cukup tinggi menjadi salah satu faktor. Selain itu, durasi liburan Lebaran yang panjang juga memengaruhi keputusan ini.
Natalina Christanto mencontohkan, ada anggota ICA Aceh yang membawa empat ekor kucing ke Aceh Barat Daya dan lima ekor kucing ke Lhokseumawe. Mereka bahkan membuat konten mudik bersama kucing untuk media sosial. Hal ini menunjukkan ikatan kuat antara pemilik dan hewan peliharaan mereka.
Sumber: AntaraNews