R-APBN 2018, Kementerian BUMN minta anggaran Rp 247,04 miliar
"Berdasarkan surat bersama Menteri Keuangan dan Bappenas pada 9 Mei 2017, pagu indikatif untuk Kementerian BUMN sebesar Rp 247,04 miliar atau setara 101 persen dari pagu awal sebesar Rp 243,87 miliar di APBN 2017."
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengusulkan pagu indikatif Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebesar Rp 247,04 miliar dalam Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (R-APBN) 2018.
"Berdasarkan surat bersama Menteri Keuangan dan Bappenas pada 9 Mei 2017, pagu indikatif untuk Kementerian BUMN sebesar Rp 247,04 miliar atau setara 101 persen dari pagu awal sebesar Rp 243,87 miliar di APBN 2017," kata Sri Mulyani di gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (13/7).
Bahkan, setelah adanya efisiensi anggaran sebesar Rp 45 miliar di 2017, maka pagu anggaran Kementerian BUMN dalam R-APBN 2018 lebih besar 24 persen.
Seperti diketahui, Kementerian BUMN juga melakukan efisiensi belanja sebesar Rp 45 miliar, sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2017.
"Dibanding pagu anggaran APBN 2017, sesudah efisiensi Rp 45 miliar, maka pagu anggaran Rp 247,04 miliar atau naik 24 persen. Jadi anggaran di tahun 2018 setara 124 persen pagu anggaran 2017 sesudah efisiensi," imbuhnya.
Baca juga:
PT PAL segera bangun empat kapal pembangkit listrik
Rini: Mudik Lebaran 2017 lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya
Rasio kredit bermasalah BNI semester I 2017 turun ke 2,8 persen
BNI raup laba bersih semester I 2017 Rp 6,41 T, tumbuh 46,7 persen
Temui Luhut, bos PT PAL bahas penjualan kapal ke TNI dan luar negeri