Punya SPLU, PLN Disjaya sebut DKI siap sambut mobil listrik nasional
Saat ini, PLN Disjaya telah menjalin kerja sama dengan pabrikan motor Viar untuk menyukseskan kendaraan listrik di Jakarta. Per Juni 2017, jumlah energi yang digunakan melalui SPLU Beji Lintar mencapai 258.844,2 kWh.
Perusahaan Listrik Negara (PLN) Disjaya siap menyambut kehadiran mobil listrik nasional. Sejauh ini, perusahaan telah menyiapkan sejumlah stasiun pengisian melalui proyek Stasiun Pelayanan Listrik Umum (SPLU) Beji Lintar yang bisa dimanfaatkan mobil listrik.
General Manager PLN Disjaya, Syamsul Huda mengungkapkan, saat ini terdapat 489 SPLU yang tersebar di sejumlah titik di seluruh DKI Jakarta.
"Guna memudahkan pencarian lokasi, masyarakat bisa mengetahuinya melalui google maps," ujarnya saat ditemui di Yogyakarta, Jumat (21/7).
Saat ini, PLN Disjaya telah menjalin kerja sama dengan pabrikan motor Viar untuk menyukseskan kendaraan listrik di Jakarta. Per Juni 2017, jumlah energi yang digunakan melalui SPLU Beji Lintar mencapai 258.844,2 kWh. "Sejauh ini pedagang kaki lima masih mendominasi pengguna SPLU," imbuhnya.
Perusahaan menyediakan dua tipe SPLU yakni standing (berdiri sendiri) dan hook (menggantung di tiang listrik). Investasi yang dikeluarkan PLN Disjaya sebesar Rp 14 juta untuk standing dan Rp 7 juta untuk hook per unitnya.
"Proyek ini mulai diadaptasi disejumlah kota lain Indonesia seperti Jawa Timur, Lampung, Bangka Belitung, dan banyak lagi," tuturnya.
Untuk memanfaatkan SPLU, tambahnya, masyarakat cukup membeli kapasitas listrik yang diinginkan. Pembelian pun bisa dilakukan melalui minimarket, kantor pos, hingga daring (online) melalui internet atau sms banking.
"Lokasi SPLU terbanyak yang di wilayahnya banyak terdapat kaki lima," jelasnya.
Ke depan, jika proyek mobil listrik nasional sudah direalisasikan, PLN Disjaya siap untuk menyediakan SPLU ini di kantong-kantong parkir kendaraan. "Jadi saat kendaraan diparkir, baterai diisi ulang."
Baca juga:
Buka-bukaan Jonan soal strategi wujudkan mobil listrik Jokowi
Jalankan perintah Jokowi, Jonan mau SPBU jual baterai mobil listrik
Menteri Jonan: Komersialisasi mobil listrik bisa lebih cepat
Jonan: Mobil listrik pakai baterai, ngecharge harus 6 jam
Jonan sebut mobil listrik nasional bisa diproduksi di luar negeri