Punya pertumbuhan tinggi, Sulbar diminta percepat tekan kemiskinan
Presiden Joko Widodo mengatakan pada triwulan I 2017 pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Barat mencapai angka 7,38 persen. Presiden Jokowi mengatakan sebagai salah satu provinsi termuda, Sulawesi Barat memiliki potensi besar baik di sektor pertanian, kehutanan dan pertambangan.
Presiden Joko Widodo mengatakan pada triwulan I 2017 pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Barat mencapai angka 7,38 persen. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi diharapkan oleh presiden untuk dapat lebih menyerap tenaga kerja dan mengurangi ketimpangan.
"Dan serta (mengurangi) angka kemiskinan di Sulawesi Barat yang saat ini masih berada pada posisi sebesar 11,19 persen," kata Presiden Jokowi dalam pengantar rapat terbatas membahas evaluasi proyek strategis nasional di Sulawesi Barat, Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (2/8).
Presiden Jokowi mengatakan sebagai salah satu provinsi termuda, Sulawesi Barat memiliki potensi besar baik di sektor pertanian, kehutanan dan pertambangan. Data yang dikantongi oleh presiden mencatat bahwa sektor pertanian telah menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat di 2016 dan kuartal I 2017.
"Kontribusi sektor pertanian meningkat menjadi 3,24 persen. Dan pergerakan di sektor pertanian ikut mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Barat dan triwulan I 2017 pertumbuhan ekonomi mencapai 7,38 persen. Saya kira tumbuh sangat tinggi melebihi angka pertumbuhan ekonomi nasional."
Setelah menyampaikan pengantarnya, Presiden Jokowi meminta Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar untuk menyampaikan perkembangan pembangunan di daerahnya.
Baca juga:
Tinggal di bekas kandang kambing, Tiara bercita-cita jadi juru masak
Potret kemiskinan, warga Banten tinggal di bekas kandang kambing
BPS catat naik, kemiskinan diklaim Menko Darmin turun
Derita Anik wanita paruh baya tinggal di tempat pembuangan sampah
Potret kemiskinan yang semakin parah
2019, Jokowi targetkan angka kemiskinan turun di kisaran 8 persen
Bansos diubah non tunai buat kemiskinan era Jokowi sulit hilang