Punya pengalaman, Pertamina tak khawatir hadapi kelangkaan elpiji 3 Kg
Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero), Muchamad Iskandar, mengaku tidak khawatir menghadapi kelangkaan gas elpiji 3 Kilogram (Kg) yang terjadi saat ini. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan siklus tahunan dan tidak akan berlangsung lama.
Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero), Muchamad Iskandar, mengaku tidak khawatir menghadapi kelangkaan gas elpiji 3 Kilogram (Kg) yang terjadi saat ini. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan siklus tahunan dan tidak akan berlangsung lama.
"Itu hanya sesaat. Kami tidak khawatir karena sudah punya pengalaman," ujar Iskandar di kantornya, Jakarta, Jumat (8/12).
Iskandar menjelaskan, salah satu pemicu kelangkaan adalah banyak tabung yang disimpan oleh masyarakat untuk stok cadangan. Kondisi ini membuat pihaknya terkendala melakukan pengisian.
"Ini hanya untuk memenuhi kebutuhan yang stok tabung kosong, mereka hanya untuk nyetok saja, habis itu penuh lagi. Jadi kita siram, mereka terpenuhi. Tabung 3 sampai 4 terisi semua ya sudah berhenti, ini yang kita jaga," ujarnya.
Iskandar menambahkan, isu kelangkaan elpiji 3 Kg di beberapa daerah juga membuat masyarakat di daerah lain ketakutan akan mengalami hal serupa. Sehingga, mereka memborong stok gas yang masih ada di daerahnya. Hal itu justru menimbulkan kelangkaan baru.
"Berita-berita langka ini kan jadinya membuat masyarakat tambah panik. Biasa beli 1 sampai 2 tabung cukup, sekarang beli 4 tabung," tambahnya.
Baca juga:
Pertamina pastikan cabut izin usaha pengusaha nakal jika timbun elpiji 3 Kg
Pertamina akui isu pergantian ke Bright Gas picu kelangkaan elipiji 3 Kg
Kebutuhan elpiji tinggi karena Natal & Tahun Baru, Pertamina pastikan pasokan aman
Pertamina sebut kelangkaan elpiji 3 Kg pasti terjadi tiap akhir tahun
Sudah 2 minggu elpiji 3 Kg langka di Kalbar, harga juga naik jadi Rp 55.000
Toko pracangan di Malang kesulitan dapatkan pasokan Elpiji 3 kg
Polri segera selidiki sebab elpiji 3 kg langka