Kebutuhan elpiji tinggi karena Natal & Tahun Baru, Pertamina pastikan pasokan aman
Merdeka.com - Direktur Pemasaran PT Pertamina (persero), Muchamad Iskandar, mengatakan masyarakat tidak perlu resah menanggapi isu kelangkaan gas elpiji 3 Kilogram (Kg). Pertamina memastikan ketersediaan elpiji 3 Kg aman.
"Ini suatu konsekuensi penugasan negara kepada Pertamina. Masyarakat jangan khawatir berapapun kebutuhan masyarakat akan kami penuhi sehingga tidak perlu merasa khawatir kalau ada terjadi kekurangan," kata Iskandar di Kantornya, Jakarta, Jumat (8/12).
Iskandar mengungkapkan, tidak terjadi penurunan jumlah produksi gas elpiji 3 Kg. Bahkan, kondisi sampai dengan Desember ini, stok harian Pertamina sangat aman.
"Stok Pertamina berada pada kisaran 18,9 atau 19 hari rata-rata nasional, di atas stok minimal 11 hari. Range aman 15-19 hari terjaga pada level itu, sehingga tak ada rasa khawatir LPG kurang. Elpiji ini lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Dia membantah jika terjadi pengurangan pasokan oleh Pertamina. "Kalau dilihat dari realisasi harian, tak ada pergerakan penurunan sama sekali dari Juli-November rata-rata kisarannya penyaluran 20,2-20,3 ribu Matrik Ton (MT) per hari. Berarti tidak benar kalau ada isu pengurangan. Kadang-kadang dipelintir ini subsidi dikurangi," ungkapnya.
Iskandar mengatakan kelangkaan elpiji di pasaran disinyalir saat ini tengah menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru sehingga kebutuhan akan elpiji ikut meningkat drastis. "Kami komitmen tetap memenuhi kebutuhan masyarakat secara baik walaupun dengan konsekuensi akan terjadi overkuota."
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya