LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Punya nilai tinggi, budidaya mutiara harus jadi fokus pemerintah

Kadin Indonesia mendorong pemerintah untuk lebih memperhatikan pengembangan mutiara air laut karena potensinya yang sangat besar. Hal ini dinilai dapat menjadi salah satu kekayaan komoditas dari sektor kelautan yang bernilai ekonomi tinggi dan memiliki prospek pengembangan bisnis yang menjanjikan.

2017-02-07 18:53:16
KADIN
Advertisement

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong pemerintah untuk lebih memperhatikan pengembangan mutiara air laut karena potensinya yang sangat besar. Hal ini dinilai dapat menjadi salah satu kekayaan komoditas dari sektor kelautan yang bernilai ekonomi tinggi dan memiliki prospek pengembangan bisnis yang menjanjikan.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kelautan dan Perikanan Yugi Prayanto mengatakan hanya kurun waktu 5 tahun, harga mutiara laut selatan atau South Sea Pearl dari Indonesia meningkat hingga 80 persen. Selain itu, permintaan perhiasan mutiara dari waktu ke waktu semakin meningkat baik dari domestik maupun dari mancanegara.

"Harganya pun semakin mahal dan menjadi barang mewah, lebih disukai daripada emas, terutama di beberapa negara seperti Jepang, China, Korea dan juga di Eropa. Saat ini banyak mutiara yang kita hasilkan itu dikirim ke Jepang yang kemudian dikirimkan lagi oleh mereka ke China, Amerika dan negara-negara lainnya. Ironisnya, Indonesia belum memiliki bargaining power (daya tawar) sebagai produsen, karena sistem distribusinya dikelola dan dikendalikan oleh pedagang mutiara Jepang," ujar Yugi di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (7/2).

Advertisement

Menurut Yugi, keberpihakan pemerintah terhadap komoditas mutiara sangat diperlukan, terutama pengembangan teknologi dalam budidaya kerang mutiara. Saat ini, pembudidaya juga memiliki hambatan dengan prosesnya yang lama, kompleks dan padat modal sehingga perlu langkah-langkah yang efisien untuk diterapkan dalam pengembangan bisnis mutiara.

"Kita juga sangat mengharapkan agar para pembudidaya mutiara nasional ini bisa bertahan. Memang saat ini sudah dilakukan secara terintegrasi oleh perusahaan besar, misalnya investor dari Australia. Namun, setelah panen di Indonesia semua harus dikirimkan ke Australia untuk diolah lagi di sana sehingga kita tidak menerima hasil dari nilai tambahnya,” kata Yugi.

Mutiara jenis kerang Pinctada Maxima atau dikenal dengan Mutiara Laut Selatan (MLS) atau South Sea Pearl dibudidayakan di Indonesia terutama banyak dilakukan di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Maluku.

Advertisement

"Bukan hanya itu tapi juga banyak dibudidayakan di Lampung, Papua, Sulawesi, dan Flores," pungkasnya.

Baca juga:
Indonesia punya banyak potensi dukung industri kreatif
Pemerintah diminta perbaiki mekanisme impor barang
Ini syarat bagi IKM dapatkan layanan kemudahan impor
Jakarta diminta fokus pada sektor jasa, industri pindah ke Bekasi
Jokowi minta perajin tambang di Tumang tingkatkan desain produk
Miris, miliki pasar besar tapi RI cuma punya satu pabrik kacamata
Ini langkah pemerintah dorong IKM tanah air

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.