PTPP dan BTN bakal bangun 100.000 hunian bagi para pekerja industri
Hunian tersebut akan dibangun dalam waktu 5 tahun kedepan.
PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menggandeng PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan serta Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dalam mengembangkan hunian pekerja di kawasan industri. Pembangunan hunian untuk pekerja tersebut untuk mendukung program pemerintah dalam pengembangan hunian pekerja bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di daerah kawasan industri seluruh wilayah Indonesia.
"Dalam lima tahun ke depan, kami merencanakan akan membangun hunian minimum sebanyak 100.000 unit, di mana implementasi pengembangan hunian tersebut, PTPP akan dibantu oleh dua anak usahanya yaitu PT PP Pracetak dan PT PP Peralatan," ungkap Direktur Utama PTPP Tumiyana dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (15/9).
Selain itu, perseroan pun berkomitmen untuk meningkatkan implementasi program Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan (SMK3L) di seluruh unit bisnis perseroan beserta anak usahanya.
PTPP juga mengenalkan proto type moda transportasi Metro Kapsul bagi para tamu undangan. Metro Kapsul dikembangkan oleh PTPP bersama para ahli teknik Indonesia sebagai wujud kontribusi korporasi dalam membantu mengatasi permasalahan kemacetan yang terdapat di kota-kota besar Indonesia.
Baca juga:
Soal akuisisi PGE, PLN dinilai tak bisa kelola pembangkit panas bumi
Menteri Rini tunjuk petinggi BRI dan AP II jadi direksi anyar ASDP
Menengok lebih dekat cadangan emas Antam di Pongkor habis 2019
Kebijakan India buat penjualan emas Antam merosot di 2016
KPK yakin dapat sita rekening direktur BUMN yang terima gratifikasi
Cara Pelindo II cari dana bangun Terminal Kalibaru
BUMN Sucofindo buka lowongan kerja, ini sederet persyaratannya