Kebijakan India buat penjualan emas Antam merosot di 2016
Merdeka.com - Emas merupakan salah satu dari tiga komoditas utama yang dikelola PT Antam (Persero) selain nikel dan bauksit. Total penjualan emas sepanjang 2015 mencapai 14 ton dengan komposisi 8 ton (56 persen) dijual ke India. Tingginya penjualan ke India diperoleh karena adanya peluang pasar India melalui perjanjian perdagangan ASEAN-India.
Namun demikian, penjualan emas pada 2016 diperkirakan akan menurun. Terbukti, hingga semester I-2016 penjualan emas Antam baru mencapai 5 ton dengan penjualan dalam negeri, sebagian ke Hongkong dan Singapura.
SVP Corporate Secretary Antam, Trenggono Sutioso mengatakan, saat India menerapkan aturan yang kurang menguntungkan untuk Antam menjual emas di sana. Aturan tersebut berupa adanya dana yang disimpan atau didepositokan di India sebelum emas dari negara lain masuk ke India, termasuk dari Indonesia.
"Tahun ini (2016), ekspor ke India merosot, karena negara itu memberlakukan kebijakan pembatasan impor dengan hambatan tarif termasuk komoditi emas. Kebijakan itu mengakibatkan pasar emas di India tidak lagi ekonomis sehingga berpengaruh besar terhadap Antam," ujarnya pada acara Press Visit Unit Bisnis Pertambangan Emas (UPBE) Pongkor, Bogor, Jawa Barat, kemarin.
Meski demikian, Antam berupaya untuk memperluas pasar emas yang sudah ada sebelumnya Hongkong, Shanghai, Singapura dan negara lainnya.
Melihat kondisi ini, Antam memperkirakan volume penjualan emas pada tahun 2016 hanya mencapai 10,9 ton, menurun sekitar 22,45 persen dibanding realisasi penjualan emas tahun 2015 yang mencapai 14,1 ton.
"Penurunan penjualan emas pada tahun 2016 selain didorong merosotnya produksi tambang, juga karena terjadinya hambatan ekspor terutama ke India," kata VP Operation Unit Bisnis Pertambangan Emas (UPBE) Pongkor Antam, Rustaman di tempat yang sama.
Menurut Rustaman, kontribusi pendapatan Antam dari penjualan emas untuk semester pertama 2016 adalah 71 prsen dari total Rp 4,16 triliun.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya