PTPN IV PalmCo dan Serikat Pekerja Perkuat Hubungan Industrial Pasca-Merger
Hari Buruh tahun ini menjadi momen refleksi atas hubungan industrial yang sehat.
Subholding Perkebunan PTPN III (Persero), khususnya PTPN IV PalmCo bersama Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SPBUN), memperingati Hari Buruh Internasional (1 Mei 2025) dengan menegaskan keberhasilan membangun pondasi awal transformasi dan restrukturisasi pasca-merger.
Transformasi ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah yang mengonsolidasikan seluruh anak usaha PTPN menjadi tiga subholding komoditas, termasuk penggabungan bisnis kelapa sawit ke dalam PTPN IV PalmCo. Dalam proses integrasi ini, SPBUN dari eks PTPN III, IV, V, VI, dan XIII menyatu dalam SPBUN Tingkat Perusahaan PTPN IV PalmCo.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, menyebut sinergi antara manajemen dan serikat pekerja menjadi faktor utama keberhasilan proses transformasi. “Merger ini tidak mudah, namun dengan kepercayaan dan kolaborasi, integrasi berjalan sesuai jalur,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (1/5).
Jatmiko menambahkan, PalmCo berkomitmen menjaga komunikasi dua arah yang sehat dan terbuka untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan harmonis.
“Transformasi bukan hanya soal sistem, tapi juga kekuatan sosial dalam tubuh perusahaan, dan serikat pekerja telah menunjukkan peran dewasanya,” tambahnya.
Direktur SDM dan Teknologi Informasi PTPN IV PalmCo, Suhendri, mengungkapkan bahwa SPBUN tingkat regional sepakat untuk tetap menggunakan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) tahun 2023 sebagai dasar relasi industrial pasca-merger. Saat ini, proses penyelarasan aspirasi tengah berjalan dan ditargetkan rampung menjadi PKB baru pada Oktober 2025.
“Transformasi ini tidak hanya administratif, tapi juga membuktikan bahwa perlindungan hak pekerja tetap terjaga,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum SPBUN Tingkat Perusahaan PTPN IV PalmCo, Muhammad Iskandar, menyatakan bahwa serikat pekerja kini berperan strategis dalam mendukung transformasi perusahaan, sambil tetap mengawal hak-hak pekerja secara konstruktif.
“Kami percaya, perusahaan yang sehat akan menghadirkan kesejahteraan bagi karyawannya. Maka, kami mendukung penuh transformasi ini,” kata Iskandar.
Ia menambahkan pentingnya menjaga persatuan dan menjadi bagian dari perubahan budaya kerja yang lebih profesional dan terbuka.
Menurut Iskandar, Hari Buruh tahun ini menjadi momen refleksi atas hubungan industrial yang sehat dan menjadi fondasi bagi kesejahteraan bersama.
“Di PalmCo, hubungan pekerja dan manajemen kini saling memperkuat dengan semangat yang sama: perusahaan sehat, karyawan sejahtera,” tutupnya.