LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

PT Garam siapkan pabrik di Bipolo penuhi kebutuhan industri nasional

Direktur PT Garam Indonesia Budi Sasongko menilai, garam di Bipolo sangat bisa dikembangkan untuk garam industri. Saat ini, pihaknya sedang mengatur untuk mengelola ladang garam tersebut untuk mengurangi impor garam industri.

2018-03-26 11:00:21
Swasembada Garam
Advertisement

Direktur PT Garam Indonesia Budi Sasongko menilai, garam di Bipolo sangat bisa dikembangkan untuk garam industri. Saat ini, pihaknya sedang mengatur untuk mengelola ladang garam tersebut untuk mengurangi impor garam industri.

Menurutnya, ladang garam di Bipolo adalah ladang garam yang sempurna karena baru pertama kali diolah oleh PT Garam Indonesia. Berbeda dengan ladang garam di Madura yang pertama kali dikembangkan saat zaman Belanda, sehingga sedimentasi lahan tersebut perlu direvitalisasi serta dirancang kembali.

"Tetapi karena di sini (Bipolo) adalah model baru maka desain kita, kita sempurnakan sesuai dengan standar operasi yang benar dengan harapan agar ladang garam yang sedang kita kembangkan ini semuanya bisa untuk industri," kata Budi di Kupang, seperti dikutip Antara, Senin (26/3).

Advertisement

Pada akhir 2017 lalu, sebanyak 4.000 ton garam yang sudah dihasilkan dari Bipolo sudah dikirim ke pulau Jawa untuk diolah menjadi garam industri karena memang belum ada pabrik pengolahan di NTT. Namun, jumlah tersebut terlalu kecil mengingat luas lahannya saat ini mencapai 318 hektare, akibat anomali cuaca pada akhir tahun 2017.

Meski demikian, Budi menargetkan bisa menghasilkan kurang lebih 30.000 sampai 40.000 ton untuk dikirimkan ke Jawa dan di olah menjadi garam industri. Menurutnya, musim di tahun 2018 akan lebih baik dari sebelumnya. maka pihaknya

"Kalau musimnya sesuai dengan normal musim di sini yakni dari Mei-Januari tahun berikutnya maka target ini akan tercapai," tambahnya.

Advertisement

Tercatat, saat ini jumlah pekerja di ladang garam Bipolo mencapai 200 pekerja dengan bayaran Rp 55.000 per hari. Belum lagi jika ada kerja lembur maka bayarannya akan bertambah.

Baca juga:
Kekurangan bahan baku garam, industri biskuit & makanan ringan berhenti beroperasi
Kemenperin jamin garam impor untuk industri tak merembes ke pasaran
Cerita industri farmasi gunakan bahan baku garam lokal buat pasien kejang-kejang
Dua minggu lagi, garam impor masuk ke Indonesia
Kemenperin: Kebutuhan industri tak semua dipenuhi dari garam impor

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.