LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Progres pembangunan jalan tol layang Jakarta-Cikampek baru 13 persen

Direktur Utama PT JJC Djoko Dwijono selaku pengelola Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) ini menyebutkan bahwa capaian realisasi progres konstruksi hingga minggu akhir di Oktober 2017 mencapai 13,192 persen. Capaian realisasi tersebut melebihi target kontrak yang ditetapkan untuk Oktober sebesar 11,92 persen.

2017-10-29 15:30:00
Jasa Marga
Advertisement

Komisaris Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Refly Harun melakukan monitoring progres konstruksi Jalan Tol Trans Jawa. Kunjungan diawali dengan memantau kemajuan pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) Ruas Cikunir.

Direktur Utama PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) Djoko Dwijono selaku pengelola Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) ini menyebutkan bahwa capaian realisasi progres konstruksi hingga minggu akhir di Oktober 2017 mencapai 13,192 persen. Capaian realisasi tersebut melebihi target kontrak yang ditetapkan untuk Oktober, yaitu sebesar 11,92 persen.

Refly mengatakan apresiasi atas kerja keras PT JJC yang terus berupaya mengebut pembangunan jalan tol layang ini, sekaligus menegaskan bahwa proyek ini harus rampung pada Maret 2019, sehingga bisa mulai beroperasi di April 2019.

Kendati progres pembangunan melampaui target, Djoko mengakui terdapat sejumlah tantangan utama dalam proses pembangunan jalan tol layang yang dibagi menjadi 10 zona tersebut. Tantangan utamanya adalah kepadatan volume kendaraan di Ruas Jakarta-Cikampek. Hal tersebut ditambah lagi dengan adanya 4 proyek infrastruktur lainnya di koridor yang sama, yaitu Light Rail Transit (LRT), High Speed Railway (HSR), Jalan Tol Cibitung-Cilincing, serta proyek internal Cabang Jakarta-Cikampek.

"Tantangan utamanya adalah kepadatan volume kendaraan, dan di sini sedang berlangsung juga kegiatan 4 proyek lain. Padahal rekayasa lalu lintas selalu dilakukan, seperti misalnya seminim mungkin menutup lajur dalam waktu singkat, atau melakukan contra flow serta imbauan menggunakan rute perjalanan alternatif lainnya apabila kondisi jalan sangat padat. Namun memang volume kendaraannya sangat padat," kata Djoko.

Proyek inisiasi Jasa Marga, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek ini merupakan solusi dari kepadatan yang sering terjadi di ruas eksisting, sekaligus sebagai jalur alternatif bagi pengguna jalan tol yang akan menuju ke Cikampek maupun Bandung. Jalan tol sepanjang kurang lebih 38 Km ini membentang di Ruas Cikunir-Karawang Barat.

Advertisement

Baca juga:
Melihat kesiapan jembatan Musi IV dalam menyambut Asian Games 2018
Infrastruktur bikin indeks daya saing Indonesia melesat tinggi
Imbas proyek Double Double Track, Jalan Tambak ditutup hingga 7 Januari
Gedung bekas Kodim Jatinegara disulap jadi Pusat Kebudayaan Betawi
Jembatan Pulau Balang II titik penting konektivitas Trans Kalimantan
Jembatan Teluk Kendari dukung pengembangan Pelabuhan Bungkutoko dan Kendari Newport

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.