Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gedung bekas Kodim Jatinegara disulap jadi Pusat Kebudayaan Betawi

Gedung bekas Kodim Jatinegara disulap jadi Pusat Kebudayaan Betawi Pusat kebudayaan betawi di Jakarta Timur. ©2017 Merdeka.com/Syakur Usman

Merdeka.com - Gedung bekas Kodim Jatinegara, Jakarta Timur, disulap menjadi arena untuk memfasilitasi kegiatan kesenian dan kebudayaan Betawi. Hal tersebut disampaikan Walikota Jakarta Timur Bambang Musyawardana saat memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan Keriaan Betawi Jatinegara 2017, yang diadakan di gedung eks Kodim 0505 Jatinegara, Rabu (25/10).

Turut hadir dalam pembukaan Keriaan Betawi Jatinegara 2017, Ketua Umum Bamus Betawi H Oding, Direktur Eksekutif Gerbang Betawi dr Ashari, dan perwakilan ormas Betawi, serta pemerintah kota Jakarta Timur.

Walikota Bambang berharap acara kebudayaan Betawi tersebut rutin digelar setiap tahun di gedung ini. Acara yang menampilkan beragam kegiatan Betawi tersebut bisa menjadi awal kebangkitan kembali kebudayaan Betawi di Jakarta.

"Ini suatu kebangkitan dimulainya budaya Betawi, baik itu kuliner, kesenian, kerajinan, dan lain-lain," ucapnya.

Acara Keriaan Betawi Jatinegara dimulai sejak kemarin (25/10) hingga Sabtu (28/10) malam. Berlokasi di gedung bekas Kodim 0505 Jatinegara, acara ini dihelat untuk memeriahkan deklarasi perkumpulan Gerbang Betawi dengan menampilkan secara lengkap seni dan budaya Betawi.

Di halamam depan gedung, ada bazar yang menyajikan aneka kuliner Betawi serta pernak-pernik Betawi. Masuk ke dalam gedungnya ada 'museum' mini Betawi yang memamerkan foto-foto pahlawan dan tokoh Betawi, seperti Mohammad Husni Thamrin, KH Abdullah Syafei, KH Noer Alie, Benyamin Suaeb, Firman Muntaco, dan lain-lain. Dipamerkan pula lukisan Betawi karya Sarnadi Adam, pameran buku Betawi, dan perabotan Betawi.

Setiap hari Keriaan Betawi Jatinegara menampilkan kesenian Betawi yang beragam, seperti lenong, musik gambang kromong, ondel-ondel, band, layar tancep, dan lain-lain. Kemudian ada diskusi Betawi tentang topik "Melahirkan Juragan-juragan Betawi" yang menampilkan pembicara Wakil Gubernur Sandiaga Uno pada Jumat (27/10). Serta ada pula lomba-lomba seperti lomba baca cerpen Betawi dan lagu-lagu Betawi. Yang menarik ada tayangan video mapping di gedung eks Kodim Jatinegara ini dengan tema "Betawi Dulu, Kinim dan Mendatang".

Prof Sylviana Murni, Ketua Panitia Keriaan Betawi Jatinegara, menambahkan gedung eks Kodim tersebut sangatlah cocok untuk mengembangkan budaya Betawi di Jakarta.

"Gedung ini bisa menjadi salah satu dari tujuan wisata yang punya nilai cagar budaya. Gedung eks Kodim ini sudah lama diserahterimakan ke Dinas Pariwisata DKI. Dinas punya konsep mengembangkannya, salah satunya bermitra dengan Gerbang Betawi untuk mengembangkan pusat kebudayaan Betawi di gedung eks Kodim Jatinegara ini," ujarnya.

Karena itu, dia berharap acara Keriaan Betawi tersebut bisa menjadi acara tahunan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Insya Allah akan menjadi event tahunan yang mengekspos kearifan lokal Betawi," ucapnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP