LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Produktivitas Pekerja RI Kalah Dibanding Sri Lanka

Ketua Tim Kerja Lembaga Produktivitas Nasional (LPN), Bomer Pasaribu mengatakan, di antara negara kawasan Asia, Indonesia masih di peringkat 10 dalam hal produktivitas pekerja. Kalah dibandingkan Sri Lanka.

2018-12-19 15:24:34
Tenaga Kerja
Advertisement

Produktivitas pekerja Indonesia diketahui masih tertinggal jika dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia lain. Bahkan, jika dibandingkan Sri Lanka dan Bangladesh.

Ketua Tim Kerja Lembaga Produktivitas Nasional (LPN), Bomer Pasaribu mengatakan, di antara negara kawasan Asia, Indonesia masih di peringkat 10 dalam hal produktivitas pekerja. Kalah dibandingkan Sri Lanka.

"Pada 2016, kita urutan ke-11, produktivitas kita USD 24.900. Kalah dengan Thailand, Mongolia bahkan dengan Malaysia.‎ Tapi di 2018 meningkat dari 11 ke-10, produktivitas USD 28.180. Tapi tetap‎ kalah dengan China, Sri Langka. Di bawah kita Filipina," ujar dia di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Jakarta, Rabu (19/12).

Advertisement

Selain itu, dalam hal jam kerja Indonesia lagi-lagi kalah dibandingkan dengan Sri Lanka. Jadi, meski tumbuh, namun pertumbuhan produktivitas Indonesia kalah cepat dibanding negara-negara lain, termasuk dengan Sri Lanka

"Di 2016, produktivitas jam kerja kita USD 12,3 sen. Di 2018 menjadi USD 13,92 sen, hampir USD 14. Pertumbuhan produktivitas tenaga kerja kita ada kemajuan tapi kalah cepat dengan berapa negara. Diukur jam dan produktivitas kita kalah dengan Filipina, Sri Langka, Bangladesh," ungkap dia.

Menurut Bomer, pada 2019, pihaknya telah menyusun rencana kerja guna meningkatkan produktivitas pekerja Indonesia. Salah satunya implementasi dari Gerakan Nasional Peningkatan Produktivitas dan Daya Saing Nasional (GNP2DS). Sebagai payung hukumnya, pemerintah akan menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres).

Advertisement

"Rencana program kerja LPN tahun 2019 dalam rangka Making Indonesia 4.0 yaitu peningkatan dan percepatan pelaksanaan GNP2DS, pengukuran produktivitas dan daya siang, penerapan sistem pengupahan dikaitkan dengan produktivitas dan sistem bagi hasil peningkatan produktivitas," tandas dia.

Reporter: Septian Deny

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
JobStreet: E-commerce Jadi Sektor yang Banyak Serap Tenaga Kerja
Tips Aman Cari Kerja Lewat Situs Online
Pekerja Milenial Lebih Pilih Tempat Kerja Nyaman Dibanding Gaji Besar
Ini Saran Menko Darmin Agar SMK Bisa Cetak Tenaga Kerja Andal
Kebutuhan Tenaga Kerja Diyakini Tak Berkurang Karena Kehadiran Robot
Mayoritas Sarjana Baru di Indonesia Tak Siap Masuk Dunia Kerja

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.