Produk Lampung punya potensi kuasai pasar Eropa Tengah dan Timur
Produk unggulan Lampung seperti kopi, rempah, karet, minyak sawit banyak diminati negara-negara Eropa Tengah dan Timur.
Direktorat Eropa Tengah dan Timur Kementerian Luar Negeri menilai beragam produk unggulan provinsi Lampung memiliki peluang besar untuk mengembangkan ekspor ke pasar Eropa Tengah dan Timur. Hal itu mengemuka dalam acara temu bisnis yang diselenggarakan oleh Direktorat Eropa Tengah dan Timur Kemlu bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Lampung.
"Produk unggulan Lampung seperti kopi, rempah, karet, dan minyak sawit banyak diminati negara-negara Eropa Tengah dan Timur," ujar Bunyan Saptomo, salah satu narasumber dalam temu bisnis itu, yang juga merupakan duta besar Indonesia untuk Bulgaria periode 2012-2016, seperti dilansir Antara, Sabtu (13/8).
Namun, Dubes Bunyan juga menekankan bahwa untuk menembus pasar Eropa Tengah dan Timur, para pengusaha Lampung harus siap bersaing dengan pengusaha dari negara-negara Asia lainnya, seperti Vietnam.
Perwakilan Direktorat Eropa Tengah dan Timur Kemlu Taufiq Lamsuhur mengatakan bahwa diperlukan upaya peningkatan kerja sama dan promosi di Kawasan Eropa Tengah dan Timur.
"Dalam hal ini, Kementerian Luar Negeri dan Perwakilan RI di kawasan senantiasa siap mendukung upaya-upaya pengembangan pasar produk Lampung di Eropa Tengah dan Timur," kata dia.
Sementara itu, Wakil Ketua Komite Eropa Tengah Kadin Indonesia Dikki Akhmar menyampaikan bahwa berbagai potensi ekonomi di Lampung bisa dipadankan dengan perkembangan yang terjadi di kawasan Eropa Tengah dan Timur.
Menurut Dikki, potensi produk pertanian dan perkebunan Lampung dan kapasitas tinggi di bidang pengelolaan pertanian di kawasan Eropa Tengah dan Timur dapat menjadi salah satu fokus kerja sama yang kuat.
"Ada satu hal lain yang harus juga dimanfaatkan oleh pengusaha Indonesia, yaitu bahwa mereka (pengusaha Eropa Tengah-Timur) juga punya budaya dan kebiasaan bisnis yang hampir serupa dengan kita," ujar dia.
Nilai ekspor Provinsi Lampung pada 2015 mencapai lebih dari USD 3 miliar. Produk-produk ekspor utama Lampung, antara lain CPO, kopi, produk makanan, karet, rempah-rempah, makanan laut.
Baca juga:
Menko Darmin: Masalah gula di Indonesia 60 tahun tak selesai
Menengok 'kejamnya' kebijakan Amerika tolak hasil laut Indonesia
Sesudah batik, pemerintah dorong tenun jadi budaya nasional
AS tolak rumput laut asal Indonesia, ini tanggapan Kemendag
AS perketat kontrol pasokan seafood, Indonesia terancam sulit ekspor
Asosiasi perkirakan ekspor lada hitam turun 25 persen
Mengkhawatirkan, ekspor-impor China anjlok parah