Produk fashion karya desainer Indonesia serbu pasar dunia
Desainer harus membuat branding yang baik, inovasi mengenai desain agar mampu bersaing di pasar global.
Industri fashion atau mode Indonesia diklaim telah berhasil menyerbu pasar dunia. Pada gelaran Jakarta Fashion Week tahun lalu lebih dari 49.000 foto perhelatan diunduh media terkemuka dunia seperti Amerika Serikat, Prancis, Jerman, Italia, Spanyol, Inggris, Brazil hingga Rusia.
Angka ini meningkat jauh lebih besar dari tahun sebelumnya yang hanya 26.000 foto dari seluruh dunia. Penjualan produk fashion hasil karya desainer Indonesia dilakukan melalui program buyers room. Program buyers room berhasil menggaet pembeli dalam negeri maupun internasional.
Sejumlah desainer Indonesia Fashion Forward yang terpilih dalam Jakarta Fashion Week telah menjual produk mereka. Seperi karya Tex Saverio yang diminati Guffanti Showroom Italia dan Fenwick Inggris. Selanjutnya karya Jenhara akan tampil di lokasi baru Guffanti Showroom di Dubai. Hunting Fields juga mendapat perhatian dari buyers Isetan dari Malaysia dan Singapura.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Nus Nuzulia berjanji bakal terus mendukung industri fashion nasional. Terlebih saat ini lahir desainer muda Indonesia yang karya-karyanya berpotensi menyerbu pasar dunia.
"Misalnya kain Palembang luxuries garment yang dijadikan itu sangat bagus. Terpenting fashion branding. Desainer harus membuat branding yang baik, inovasi mengenai desain bersaing pasar global," ucap Nus saat konferensi pers di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (24/4).
Baca juga:
Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia
Amerika dan Jepang jadi konsumen terbesar fashion Indonesia
5 Produk paling aneh yang pernah diciptakan untuk payudara
Seksinya model pamerkan busana musim panas di Brasil
Ekspor ke TimTeng, Indonesia wajib incar busana muslim