Presiden Jokowi puji Chevron, 97 persen pegawainya anak Indonesia
Presiden juga mengapresiasi komitmen GE dalam mendukung megaproyek 35.000 MW.
Presiden Joko Widodo menerima Executive Vice President Upstream Chevron James Johnson dan Vice Chairman General Electric (GE) John Rice dalam kunjungannya ke Amerika Serikat pekan ini.
Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, dalam pertemuan dengan Chevron, Presiden Jokowi mengapresiasi keberadaan Chevron Indonesia yang sudah 90 tahun beroperasi di Tanah Air. Khususnya, karena 97 persen dari 40.000 karyawan Chevron di Tanah Air adalah putra putri Indonesia. Di samping juga komitmen Chevron untuk terus membangun kemampuan sumber daya manusia Indonesia.
Presiden Jokowi juga menjelaskan percepatan penerapan paket-paket kebijakan ekonomi. Di mana 60 persen perizinan di bidang ESDM sudah dipangkas. "Mereka mengapreasiasi itu," kata Menteri ESDM.
Menteri ESDM juga mengatakan, ada beberapa proyek yang disiapkan Indonesia, termasuk proyek besar yakni Deep Water Development (IDD), yang merupakan proyek terpenting yang dimiliki Indonesia.
"Namun karena harga minyak saat ini kurang baik, maka mereka akan melakukan penyesuaian penghitungan," kata Menteri ESDM.
Menteri ESDM menambahkan, "Begitu mereka mengajukan revisi POD (plan of development), pemerintah akan merespon. SKK Migas sudah punya mekanisme yang lebih cepat untuk memberikan kepastian."
Sementara itu, ada dua penekanan dalam pertemuan dengan GE yang sudah melakukan joint venture dengan PT PLN. Pertama, komitmen untuk terus menginvestasikan sumber dayanya di Indonesia, terutama untuk pembangunan listrik 35.000 MW.
"Proyek konkrit yang paling cepat adalah membangun mobile generator," kata Menteri ESDM.
Mobile generator yang merupakan pembangkit ukuran 25 MW dapat ditaruh di daerah remote atau pedalaman dan bisa dipindahkan jika sudah terkoneksi dengan jaringan nasional.
"Sembilan bulan pasti terpasang 500 MW, karena mereka punya ready stock dan sudah disepakatai dengan PLN untuk melakukan itu," lanjut Menteri ESDM.
Di samping itu, GE juga mendukung teknologi kesehatan. Sebanyak 12 kecamatan sudah diperkenalkan alat USG, penghangat bayi, dan deteksi kehamilan. Kesemua alat tersebut bisa dioperasikan oleh bidan.
Baca juga:
Diajak ke AS, Nadiem Makarim diminta rayu investor
Ke Amerika, Jokowi bakal bawa 'oleh-oleh' investasi USD 20 miliar
Ngototnya Menteri Rini dorong proyek kereta cepat patut dicurigai
BNI dukung layanan perizinan investasi tiga jam
BKPM catat Kalimantan Selatan jadi lumbung investasi China