LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

PLN targetkan raup 206.000 pelanggan baru & 3.000 tenaga kerja

Target ini seiring dibangunnya proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lontar Extention 1x315 MW.

2016-06-10 13:55:35
PLN
Advertisement

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menargetkan penambahan 206.000 pelanggan baru setelah adanya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lontar Extention 1x315 MW. Selain itu, proyek ini diharapkan dapat menyerap 3.000 tenaga kerja.

"Hal ini tentu dapat memberikan dampak ekonomi yang cukup signifikan di area lokasi proyek," kata Direktur Utama (Dirut) PT PLN (Persero) Sofyan Basyir dalam acara Ground Breaking PLTU Lontar Extention #4 1x315 MW dan Peresmian Gardu Induk & Transmisi di Wilayah Jakarta Raya dan Banten seperti dilansir Antara di Desa Lontar, Kemiri, Tangerang, Banten, Jumat (10/6).

Dia mengatakan, proyek extention PLTU Lontar merupakan upaya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan nasional. PLTU Lontar merupakan salah satu proyek dari PT PLN (Persero) Unit Induk Jawa Bagian Barat. Kapasitas PLTU ini sebesar 1x315 MW dan memasok 3 subsistem untuk wilayah DKI Jakarta dan Banten yakni Subsistem Balaraja, Subsistem Kembangan, serta Subsistem Muara Karang-Gandul.

Pembangunan PLTU Lontar unit 4 kapasitas 315 MW ditandatangani pada 17 September 2015 dengan kontrak efektif 1 April 2016 dan merupakan aset milik PLN dan EPC dengan nilai kontrak sebesar USD 225 juta, 18 miliar yen Jepang, dan Rp 1,58 triliun.

PLTU itu dibangun di atas tanah seluas 11 ha persegi dan PLTU Unit 4 itu diproyeksikan selesai pada 2019. Pembangunannya dilaksanakan oleh pemenang tender, yakni Cons. Sumitomo Corporation, Black & Veatch International Company, dan menggandeng kontraktor lokal PT Satyamitra Surya Perkasa.

Untuk pendanaan PLTU Unit 4, PLN mendapatkannya dari JBIC di mana pendanaan langsung diberikan PLN tanpa jaminan pemerintah. Pola pendanaan seperti ini baru pertama kali dilakukan oleh PLN dengan pihak Jepang, yang artinya PLN dianggap dipercaya oleh kreditur.

Proyek PLTU Unit 4 itu merupakan lanjutan dari proyek existing PLTU Unit 1, 2, dan 3 dengan kapasitas total sebesar 3x315 MW yang saat ini telah beroperasi dan sudah masuk sistem kelistrikan Jawa-Bali.

Sementara itu, terkait dengan permasalahan persiapan tanah, pihak pengembang dan PLN telah berhasil menyelesaikan "land clearing" dan siap melakukan pembangunan. "Seluruh kesiapan pembangunan telah kami selesaikan. Nantinya pasokan dari Lontar Unit 4 akan memperkuat sistem Jakarta-Banten dan akan masuk Subsistem Balaraja," ujar Sofyan Basyir.

Sofyan menambahkan, Proyek PLTU Unit 4 itu merupakan satu rangkaian dari Program 35.000 MW yang saat ini tengah digarap oleh PLN bersama pengembang swasta dalam rangka meningkatkan rasio elektrifikasi sebagai salah satu perwujudan Nawacita dari Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Baca juga:
Naikkan harga beli listrik mikrohidro, PLN tunggu subsidi pemerintah
Pencabutan subsidi listrik 900 VA ditunda bikin APBN membengkak
Keluarga korban tewas tersengat listrik di Pekanbaru tuntut PT PLN
Dapat tambahan PMN Rp 13,6 T, PLN bakal bangun PLTMG
Pemerintah ragu pencabutan subsidi listrik 900 VA bisa tercapai
Kurangi galian, PLN mulai gunakan mesin bor buat tanam kabel
PLN pindahkan tiang listrik di tengah Jalan Ciater pertengahan Juni

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.