PLN Siapkan Ratusan SPKLU di Jatim Dukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026
PT PLN (Persero) telah menyiapkan 297 unit SPKLU di Jawa Timur untuk memastikan kenyamanan pengguna kendaraan listrik selama Mudik Lebaran 2026, menjamin perjalanan yang aman dan lancar.
PT PLN (Persero) telah mengambil langkah proaktif dalam menyambut arus Mudik Lebaran 2026 dengan menyiapkan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik. Sebanyak 297 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) kini tersedia di 158 lokasi strategis di seluruh wilayah Jawa Timur. Kesiapan ini bertujuan untuk mendukung kelancaran perjalanan para pemudik yang menggunakan kendaraan listrik.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menegaskan komitmen PLN dalam menyediakan layanan yang andal. Infrastruktur ini dirancang untuk memastikan pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman tanpa kekhawatiran kehabisan daya. Langkah ini menjadi bagian dari upaya PLN untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Persiapan masif ini menjadi angin segar bagi para pemilik kendaraan listrik yang berencana mudik ke kampung halaman. Dengan adanya fasilitas SPKLU yang memadai, diharapkan dapat mengurangi kekhawatiran terkait jangkauan dan waktu pengisian daya. PLN berupaya penuh memberikan pengalaman mudik yang optimal bagi seluruh masyarakat.
Kesiapan Infrastruktur SPKLU di Jalur Mudik Jatim
Ahmad Mustaqir bersama jajarannya telah melakukan pemantauan langsung terhadap kesiapan fasilitas SPKLU di beberapa titik jalur mudik utama. Pemantauan ini dilakukan khususnya di rute Surabaya-Banyuwangi menggunakan mobil listrik. Tujuannya adalah untuk memastikan seluruh infrastruktur berfungsi optimal dan siap melayani pemudik.
"Dengan menggunakan kendaraan listrik secara langsung dalam perjalanan ini, kami ingin memastikan infrastruktur SPKLU di jalur Surabaya hingga Banyuwangi benar-benar siap melayani para pemudik," kata Ahmad Mustaqir. Komitmen ini menunjukkan dedikasi PLN dalam memberikan pelayanan terbaik. Petugas siaga juga disiapkan untuk membantu pengguna jika diperlukan.
Pengguna kendaraan listrik, Surya, memberikan testimoni positif mengenai layanan SPKLU yang tersedia. Ia mengaku puas dengan fasilitas yang ada saat melakukan perjalanan dari Surabaya menuju Situbondo. Surya juga mengapresiasi keberadaan petugas jaga yang selalu siaga membantu konsumen.
Proses pengisian daya di SPKLU umumnya membutuhkan waktu sekitar 15-20 menit. Selama menunggu, pengunjung dapat bersantai dan menikmati fasilitas pendukung yang tersedia di lokasi. Hal ini menambah kenyamanan bagi para pemudik yang ingin mengisi daya kendaraannya.
Dukungan Jaringan Pengisian Daya Nasional
Secara nasional, PT PLN (Persero) bersama mitra telah menyediakan total 4.769 unit pengisi daya kendaraan listrik. Fasilitas ini tersebar di 3.078 lokasi di seluruh wilayah Indonesia. Jaringan luas ini menunjukkan keseriusan PLN dalam mendukung transisi menuju mobilitas listrik.
Infrastruktur pengisian daya tersebut mencakup berbagai tipe, mulai dari ultra fast charging, fast charging, medium charging, hingga standard charging. Jenis-jenis pengisian ini disesuaikan dengan kebutuhan beragam pengguna kendaraan listrik. Ketersediaan opsi ini memberikan fleksibilitas bagi pemilik kendaraan listrik.
Khusus untuk mendukung kelancaran Mudik Lebaran 2026, PLN juga telah menyiapkan 1.681 unit SPKLU tambahan. Unit-unit ini tersebar di 994 lokasi strategis di sepanjang jalur mudik utama. Area cakupan meliputi wilayah Sumatera, Jawa, hingga Bali.
Seluruh fasilitas SPKLU ini didukung oleh lebih dari 5.000 petugas siaga. Mereka akan berjaga selama 24 jam penuh dalam tiga shift untuk memastikan kelancaran operasional. Keberadaan petugas ini menjamin bantuan cepat jika terjadi kendala selama proses pengisian daya.
Sumber: AntaraNews