PLN gandeng Unand bangun listrik desa di Sumbar
PT PLN (Persero) menggandeng Universitas Andalas Padang dalam mengembangkan listrik pedesaan untuk mewujudkan seluruh desa teraliri listrik pada 2019. Unand dinilai memiliki potensi dalam membantu penelitian serta survei yang dilakukan PLN.
PT PLN (Persero) menggandeng Universitas Andalas Padang dalam mengembangkan listrik pedesaan untuk mewujudkan seluruh desa teraliri listrik pada 2019. Unand dinilai memiliki potensi dalam membantu penelitian serta survei yang dilakukan PLN.
"Kami memilih Unand karena dinilai mempunyai sumber daya manusia yang dapat melakukan penelitian dan survei pembangunan listrik perdesaan di seluruh kabupaten/kota se-Sumbar," ujar General Manager PLN Wilayah Sumbar Bambang Yusuf dikutip Antara, Selasa (20/6).
Dia mengatakan saat ini rasio elektrifikasi Sumbar mencapai 87,36 persen dengan jumlah 24 desa 128 jorong yang belum teraliri listrik dari jumlah keseluruhan 1.139 desa dan 3.771 jorong.
"Namun 2017 target kami akan menyelesaikan lima desa dan 65 jorong, dengan jorong terbanyak terdapat di Pesisir Selatan," katanya.
Menurut Bambang, angka rasio elektrifikasi Sumbar masih rendah karena itu perlu adanya kerja sama dengan universitas untuk memetakan seluruh desa yang belum berlistrik di Sumbar, termasuk besaran kebutuhan listrik dan potensi energi lokal.
"Dengan survei ini dapat diketahui lokasi-lokasi desa yang belum berlistrik, beserta energi listrik yang dibutuhkan untuk menerangkan suatu desa/jorong tersebut sehingga dapat mendorong ekonomi pedesaan itu," jelasnya.
Dia menambahkan yang lebih penting yakni diketahuinya potensi energi yang ada di masing-masing desa dan besaran biaya energi yang dikeluarkan masyarakat untuk penerangan dalam kegiatan ekonomi mereka.
Guna mengalirkan listrik, pihaknya akan menyesuaikan dengan potensi energi dan sumber daya setempat sehingga pengembangan pembangunan listrik perdesaan sejalan dengan kearifan lokal.
Rektor Unand Prof Tafdil Husni mengatakan pihaknya akan menjalankan kerja sama itu dengan mengarahkan peneliti yang andal di bidangnya untuk mencapai target tersebut.
"Atas kepercayaan PLN Sumbar memilih Unand sebagai satu-satu universitas yang menjalankan penelitian ini sehingga dapat membantuk penerangan Sumbar jauh lebih baik," pungkas Tafdil.
Baca juga:
Jaga pasokan listrik Lebaran, Arcandra sidak kapal PLTU Medan
Jelang Lebaran, beban listrik Jawa-Bali menurun signifikan
Potret pilu warga Gaza jalani Ramadan tanpa listrik
2019, PLN optimis 98 persen desa di Sumatera dialiri listrik
PLN jamin pasokan listrik aman selama Ramadan dan Lebaran
Salip Eropa, Asia jadi pengguna terbesar pembangkit tenaga surya
Pembuat kapal listrik terbesar dunia alih teknologi ke BUMN RI