LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

PLN Bakal Bangun 65 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik di 2021

PT PLN (Persero) akan membangun 65 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tahun ini, untuk mendorong pengembangan industri kendaraan listrik di Tanah Air. Jumlahnya pun akan bertambah dua kali lipat daripada yang ada saat ini.

2021-03-23 17:05:19
Kendaraan Listrik
Advertisement

PT PLN (Persero) akan membangun 65 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tahun ini, untuk mendorong pengembangan industri kendaraan listrik di Tanah Air. Jumlahnya pun akan bertambah dua kali lipat daripada yang ada saat ini.

"Tahun ini target kita, PLN akan membangun 65 charging station. Semakin banyak, maka akan semakin membuat nyaman dan memudahkan para pemilik kendaraan," kata Direktur Mega Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero), Muhammad Ikhsan Asaad dalam Inspirato Sharing Session Liputan6.com pada Selasa (23/3).

Saat ini, PLN sudah membangun 32 charging station kendaraan listrik. Selain itu, perusahaan juga bekerja sama dengan pihak swasta dan perusahaan lain seperti PT Pertamina (Persero) membangun sekitar 65 charging station yang tersebar di 14 kota di Indonesia.

Advertisement

Ikhsan pun berharap akan lebih banyak pihak swasta yang bekerjasama dengan PLN untuk membangun SPKLU. Sehingga ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air akan semakin kuat. Satu kali pengisian daya baterai sampai penuh, bisa membuat daya tempuh mobil listrik tertentu mencapai 300 kilometer. Dia meyakini ke depan, jarak tempuhnya bisa semakin bertambah seiring dengan kemajuan teknologi mobil dan baterai.

"Kalau sekali charge dengan ultra fast charging 20 sampai 30 menit saja sudah full, kalau yang levelnya medium charging mungkin satu jam," tutur Ikhsan.

PLN juga memberikan stimulus untuk para pemilik kendaraan listrik. Misalnya memberikan diskon 30 persen bagi pemilik kendaraan yang melakukan pengisian daya baterai di rumah mulai pukul 22.00 WIB sampai 5.00 WIB.

Advertisement

Selain itu, PLN juga merilis aplikasi Charge.IN. Melalui aplikasi tersebut, para pemilik kendaraan bisa lebih mudah melakukan transaksi dengan PLN, serta mengetahui lokasi SPKLU. Kehadiran kendaraan listrik tidak hanya bertujuan menurunkan impor Bahan Bakar Minyak (BBM) dan emisi gas rumah kaca. Bagi PLN, perusahaan bisa menyalurkan lebih banyak pasokan listrik yang saat ini oversupply.

"Juga bisa meningkatkan demand listrik karena sekarang kami juga oversupply. Kita harapkan dengan kendaraan listrik yang semakin banyak, bisa meningkatkan demand listrik," jelas Ikhsan.

Reporter: Andina Librianty

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Terinspirasi Game Online, Siswa SMA Muhammadiyah Gombong Ciptakan Mobil Tenaga Surya
KNKT Ungkap Temuan Masalah di Bus Listrik, dari Karat Hingga Korsleting
PLN Siap Penuhi Kebutuhan Bahan Bakar 100 Transjakarta Listrik Tahun ini
Sri Mulyani Usulkan Perubahan Tarif PPnBM Kendaraan Listrik, Ini Rinciannya
Sri Mulyani: RI Jadi Pusat Perhatian Dunia Pengembangan Baterai Kendaraan Listrik
Menperin Agus: Mitsubishi Komitmen Kembangkan Kendaraan Listrik di RI

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.