Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sri Mulyani: RI Jadi Pusat Perhatian Dunia Pengembangan Baterai Kendaraan Listrik

Sri Mulyani: RI Jadi Pusat Perhatian Dunia Pengembangan Baterai Kendaraan Listrik Menkeu Sri Mulyani. ©2019 Merdeka.com/Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menegaskan, Indonesia saat ini berpotensi besar menjadi pemain utama dunia dalam industri baterai electric vehicle (kendaraan listrik/EV). Menyusul melimpahnya kepemilikan biji nikel sebagai salah satu bahan baku untuk pembuatan baterai tersebut.

"Saat ini Indonesia dianggap sebagai pusatnya (nikel), bahkan di beberapa artikel internasional ini menggambarkan suatu sisi ketergantungan terhadap nikel yang meningkat. Dan sekarang (Indonesia) menjadi pusat perhatian terhadap pembangunan dari baterai electric vehicle itu sendiri," tuturnya dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (15/3).

Bendahara Negara ini menambahkan, peluang tersebut semakin bertambah besar seiring meningkatnya kesadaran masyarakat dunia untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan mengurangi konsumsi bahan bakar berbasis fosil. Sehingga tren kepemilikan mobil listrik secara global diperkirakan akan meningkat tajam ke depannya.

"Dengan kesadaran akan lingkungan yang semakin meningkat, maka mulai dibicarakan mengenai tren kendaraan bermotor mengalami transformasi sangat cepat dari bahan bakar fosil menjadi yang terbarukan atau disebut baterai electric vehicle yang diperkirakan akan mendominasi kendaraan bermotor listrik di seluruh dunia," bebernya.

Fokus Pemerintah

Maka dari itu, dia bilang, percepatan hilirisasi industri nikel menjadi fokus pemerintah saat ini. Walhasil, Indonesia tidak lagi menjadi negara pengekspor sumber daya alam mentah yang tidak memberi nila tambah bagi negara maupun masyarakat.

Selain itu, Pemerintah Indonesia juga berkomitmen untuk mengadopsi pemanfaatan teknologi terbarukan dalam pengolahan industri nikel menjadi barang siap pakai. Sebagaimana yang lumrah diterapkan oleh berbagai negara maju.

"Ini (untuk) membangun dan meningkatkan daya kompetitif dari industri otomotif yang berbasis baterai kendaraan listrik," tegasnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP