Platform online penyedia kredit ini incar transaksi 200.000 per hari
"Tahun ini kita sudah memiliki 1 juta user (pengguna), 22.000 sampai 25.000 transaksi per hari. Akhir tahun ini kita target 150.000 sampai 200.000 ribu transaksi per hari tahun ini. Itu pertumbuhan yang kita harapkan di tahun 2018."
Platform digital penyedia kredit, Kredivo terus menggenjot jumlah pelanggan dan transaksi. Di tahun ini, perusahaan memasang target jumlah transaksi per hari mencapai 200.000 transaksi. Sementara itu, jumlah pelanggan yang diincar mencapai 10 juta hingga 2022.
Co-Founder dan CEO Kredivo, Akshay Garg mengatakan, jumlah transaksi yang dicapai perusahaan saat ini mencapai 22.000 hingga 25.000 transaksi per harinya. Sementara jumlah pelanggan saat ini sebanyak 1 juta.
"Tahun ini kita sudah memiliki 1 juta user (pengguna), 22.000 sampai 25.000 transaksi per hari. Akhir tahun ini kita target 150.000 sampai 200.000 ribu transaksi per hari tahun ini. Itu pertumbuhan yang kita harapkan di tahun 2018," ungkapnya dalam Acara Peluncuran Kerja Sama Kredivo dan Tokopedia, di Harlow, Jakarta, Selasa (10/4).
Mengejar target tersebut, perusahaan akan menggandeng banyak platform e-commerce atau marketplace yang ada. Terutama marketplace yang paling banyak digunakan oleh masyarakat.
"Saya kira, kami harus tumbuh cepat. Kita sudah bekerja sama dengan platform e-commerce terbesar di Indonesia," kata dia.
Untuk diketahui, saat ini market place yang sudah digandeng oleh Kredivo antara lain, Lazada.co.id, Bukalapak, Shopee, Tokopedia, Blibli.com, JD.id, serta 150 market place lainnya.
"Kita juga akan kerja sama dengan penyedia tiket perjalanan. Dengan segera. Kita akan berintegrasi (dengan platform travel digital)," tandas dia.
Baca juga:
OJK percepat finalisasi payung hukum fintech
Kenali 5 ciri penipuan pinjam uang cepat secara online
BNI: Jangan anggap fintech sebagai saingan, tapi rekan
Lewat aplikasi ini, masyarakat bisa sewa gunting kuku hingga helikopter
Tiga perusahaan fintech ini hadir tawarkan solusi pembiayaan pendidikan