Petuah Ciputra ke Generasi Muda: Banyak Berkarya, Kita Hidup Tidak Lama
Agung mengisahkan, ada salah satu pesan yang cukup diingat oleh dirinya. Beberapa kali, dirinya mengaku kerap diingatkan oleh Ciputra bahwa hidup di dunia itu tidak akan lama. Sebisa mungkin, dalam waktu yang tidak lama ada hal yang mesti dilakukan.
Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono, menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya konglomerat properti Ir Ciputra. Hal itu disampaikan usai dirinya melayat ke tempat persemayaman Ciputra.
"Bangsa Indonesia kehilangan seorang tokoh yang menginspirasi. Bagaimana beliau bukan pejabat negara, bukan pegawai negeri, tapi dari kalangan swasta yang kontribusi buat pembangunan negara begitu besar. Karyanya dalam gedung gedung saya kira apapun harus kita apresiasi," jelas dia katanya di Artpreneur Ciputra World 1, Kuningan, Jakarta, Kamis (28/11).
Agung mengisahkan, ada salah satu pesan yang cukup diingat oleh dirinya. Beberapa kali, dirinya mengaku kerap diingatkan oleh Ciputra bahwa hidup di dunia itu tidak akan lama. Sebisa mungkin, dalam waktu yang tidak lama ada hal yang mesti dilakukan.
"Beliau selalu mengatakan bahwa kita ini hidup tidak lama. Harus dalam waktu yang singkat banyak berbuat. Saya kira beliau sering katakan seperti itu dan dia mencontohkan," imbuhnya.
Agung mengisahkan dirinya mengenal betul sosok Ciputra sejak dirinya masih aktif bergabung di organisasi Partai Golkar Jakarta. Bagi, Agung Ciputra bukan hanya sebagai enterpreneur atau pengusaha, tapi juga menjadi sosok inspirator bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Ciputra Ajak Anak Muda Berwirausaha
Indonesia baru saja kehilangan salah satu tokoh ternama bernama Ciputra. Pengusaha properti Ir Ciputra meninggal dunia di usia 88 tahun.
Dikutip dari Forbes, Ciputra dan keluarganya memiliki harta kekayaan USD 1,3 miliar atau setara Rp18,32 triliun (asumsi Rp14.098 per USD), data per 26 November 2019. Ciputra menempati peringkat 1.941 di daftar orang terkaya dunia. Sementara di Indonesia, dia berada di peringkat 27.
Ciputra Group telah berhasil mengembangkan lebih dari 70 proyek perumahan di lebih dari 40 kota di Indonesia selama tiga dekade terakhir. Ciputra pernah bercerita, dia mengajak anak muda untuk mau memulai belajar usaha. Semasa kecil, dirinya sudah mulai menanamkan jiwa kewirausahaan.
"Waktu SD mulai menjual barang, berburu, membuat kopi dari daun lalu saya jual, waktu SMP berburu kalong saya jual, saat universitas membuat design perabot, saya jual memang keinginan itu sudah ada, harus percaya diri, berani ambil risiko itu saja," ujar Ciputra.
(mdk/bim)