LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pesanan kereta Kementerian Perhubungan ke INKA capai Rp 300 miliar

"Pengerjaannya sudah dilakukan sejak tahun 2015 dan ada juga yang baru awal tahun 2016."

2016-03-01 14:33:15
BUMN
Advertisement

Nilai kontrak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terhadap PT Industri Kereta Api (PT INKA) selama tahun 2015 hingga awal tahun 2016 mencapai Rp 300 miliar.

Senior Manager Secretary, Public Relations, dan CSR PT INKA Cholik Mochamad Zam Zam mengatakan, kontrak tersebut untuk pengerjaan sejumlah kereta.

"Pengerjaannya sudah dilakukan sejak tahun 2015 dan ada juga yang baru awal tahun 2016. Nilai kontraknya berkisar antara Rp 200 miliar hingga Rp 300 miliar," ujar Cholik seperti ditulis Antara Madiun, Selasa (1/3).

Advertisement

Menurut dia, kereta pesanan Kementerian Perhubungan tersebut di antaranya berupa kereta inspeksi, Track Motor Car (TMC), dan kereta kedinasan.

"Kereta-kereta pesanan Kemenhub tersebut merupakan kereta kerja yang semuanya berpelat merah. Nantinya kereta-kereta tersebut akan digunakan mulai dari RI 1, RI 2, hingga untuk kementerian-kementerian," kata Cholik.

Selain kereta pesanan Kemenhub, PT INKA saat ini juga sedang menggarap kereta pesanan PT Kereta Api Indonesia (PT KAI). Kereta tersebut akan digunakan untuk mendukung angkutan Lebaran tahun 2016.

Advertisement

Secara umum, pemesanan terbesar di PT INKA diperoleh dari Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, yakni mencapai 75 hingga 80 persen dari seluruh kontrak yang ada. Sedangkan sisanya, meliputi pasar ekspor dan swasta.

Untuk ekspor, PT INKA telah membuat kereta pesanan negara Bangladesh, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Australia.

Khusus untuk Bangladesh, saat ini sedang dikebut pengerjaannya. Pengiriman tahap pertama kereta untuk Bangladesh akan dilakukan pada akhir Maret 2016. Adapun jumlah kereta yang akan diserahkan mencapai 15 unit dari 150 kereta atau gerbong yang dipesan.

Sedangkan sisanya akan diserahkan secara bertahap hingga akhir tahun 2016 sesuai masa berlaku kontrak pemesanan tersebut. Nilai kontraknya mencapai 72 juta dolar AS atau sekitar Rp900 miliar.

Baca juga:
Kemenhub pesan kereta anti banjir INKA senilai Rp 40 miliar
Dari kapasitas 200, jalur ganda Pantura baru layani 93 perjalanan KA
Jokowi akan tinjau proyek KA Sumut-Aceh dan tol Medan-Binjai
Tak dilintasi proyek rel kereta api Sumatera, Bengkulu gigit jari
Potret kesemrawutan penumpang kereta di India
5 Kota dunia dengan ongkos KRL termahal, bikin kantong jebol

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.