LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pesan Muliaman ke bos OJK baru: Jaga stabilitas keuangan RI

Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D Hadad menitipkan pesan kepada DK OJK terpilih nanti. Dia berharap bos OJK yang baru akan mampu membuat ekonomi Indonesia tahan terhadap goncangan global.

2017-06-04 19:00:00
Ekonomi Indonesia
Advertisement

Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D Hadad menitipkan pesan kepada DK OJK terpilih nanti. Dia berharap bos OJK yang baru akan mampu membuat ekonomi Indonesia tahan terhadap goncangan global.

Muliaman menegaskan pada pertumbuhan ekonomi Indonesia di dunia yang belum terlalu konsisten. Untuk itu, stabilitas sistem keuangan harus dijaga dengan baik.

"Untuk itu, karena OJK benar-benar berada di very core tugas pokoknya, saya kira yang paling penting bagaimana menjaga stabilitas sistem keuangan di Indonesia," kata Muliaman, di Fairmont Hotel, Jakarta, Minggu (4/6).

Dalam jajaran tataran operasional dan segi penguatan pada aspek pengawasan perlu dilanjutkan. Selama ini, kata Muliaman, OJK selalu mengedepankan tiga aspek, di antaranya peningkatan kualitas pengawasan dalam rangka menciptakan stailitas.

"Tetapi yang kedua, kita juga mendorong bagaimana industri keuangan bisa lebih kontributif terhadap kebutuhan pembiayaan ekonomi nasional. Ini juga perlu, karena kemudian kita harus memperdalam pasar keuangan di Indonesia. Instrumennya harus ditambah, tentu saja sudah banyak yang dilakukan selama lima tahun terakhir ini. Tetapi saya kira juga yang harus dilakukan kedepannya adalah memperdalam pasar," jelasnya.

Selain itu, Muliaman juga menekankan setelah Indonesia mendapatkan laik investasi atau investment grade dari S&P, OJK harus bekerja lebih optimal agar pertumbuhan ekonomi mengalami peningkatan, terutama kebutuhan pembiayaan dari berbagai macam proyek yang memang sangat kita perlukan.

"Oleh karena itu, pendalaman pasar menjadi lebih penting. Dan saya kira memang selama ini sudah seperti itu directionnya, tapi pasca S&P ini menurut saya larinya harus lebih cepat," tegas Muliaman.

Terakhir, Muliaman mengingatkan agar penggantinya nanti bisa melanjutkan upaya menjadikan industri keuangan yang inklusif terus berlanjut.

"Karena strategi nasionalnya sudah dikeluarkan oleh Presiden. Dan OJK telah mem-follow up dengan beberapa strategi. Intinya akses keuangan bisa lebih dipermudah. Selama ini terus jadi pekerjaan kita, termasuk peningkatan edukasi dan literasi kepada masyarakat. Jadi jangan mudah ditipu dan diiming-imingi dengan investasi yang return-nya tinggi sekali. Tapi kan itu memerlukan waktu, oleh karena itu jangan berhenti upaya itu. Jadi tiga hal itu yang jadi prioritas," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
Indonesia tengah kembangkan kerja sama perbankan syariah di Filipina
DPR ingatkan potensi naiknya inflasi Juni, ini penyebabnya
Garuda jalin kerja sama perawatan pesawat dengan maskapai Nigeria
Bos BPS sebut kebijakan HET pemerintah mampu tahan kenaikan inflasi
Jelang mudik Lebaran, INKA rampungkan 66 gerbong kereta pesanan KAI
Salip Eropa, Asia jadi pengguna terbesar pembangkit tenaga surya
Efisiensi energi, anak usaha Pupuk Indonesia kembangkan gasifikasi

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.