LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Perusahaan terancam pailit, 2.500 pekerja was-was kehilangan kerja

"Saya khawatir kalau perusahaan ini sampai dipailitkan maka dampaknya akan dirasakan pada ekonomi Kalimantan Barat angka pengangguran pastinya akan membengkak serta petani jagung akan kesulitan untuk memasarkan panennya," kata Bambang.

2017-07-06 15:34:15
PHK Karyawan
Advertisement

Sekretaris Serikat Pekerja Sujaya Group, Bambang Muyantono angkat bicara terkait permasalahan yang dihadapi perusahaan. Dia berharap, usulan Penyelesaian Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Sujaya Group dapat diterima seluruh kreditur dan disahkan hakim Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Menurutnya, kehadiran perusahaan memiliki multiplier effect yang sangat luas di bidang ekonomi.

"Tidak hanya karyawan yang jumlahnya sekitar 2.500 orang, tetapi juga terdapat 3.000 mitra kerja yang berasal dari peternak ayam dan petani jagung yang selama ini memasok kebutuhan bahan baku industri pakan ayam yang bergantung kepada perusahaan ini di Kalimantan Barat," kata Bambang di Jakarta, Kamis (6/7).

Menurut dia, putusan pailit terhadap perusahaan akan menjadi petaka. Di samping ribuan pekerja kehilangan mata pencaharian yang tentunya akan mengimbas kepada keluarganya, juga berpotensi menghancurkan kehidupan peternak serta petani di Kalimantan Barat. "Sejauh ini kami satu-satunya perusahaan peternakan ayam terintegrasi serta terlengkap," katanya seperti ditulis Antara.

Advertisement

Bambang mengatakan, perusahaan selama ini mayoritas merekrut tenaga lokal yang banyak berkerja di peternakan baik sebagai pengelola kandang maupun pengumpul telur, bahkan banyak wanita setempat yang bekerja di tempat pemotongan ayam, serta sebagian besar merupakan lulusan SLTA/ SMK.

Selain itu, perusahaan juga bekerja sama dengan sebagian besar petani jagung di Bengkayang, Kalimantan Barat. Petani jagung di kawasan tersebut selama ini menjadi pemasok tetap perusahaan bagi kebutuhan pakan ternak.

"Kapasitas produksi kami untuk pakan ternak 20.000 ton per bulan, sebanyak 10.000 ton (separohnya) berasal dari jagung yang diambil dari petani jagung di Bengkayang," kata Bambang.

Advertisement

Dalam pandangan Bambang, perusahaan selama ini telah berhasil menggandeng masyarakat dayak untuk menjadi mitra kerja sebagai pemasok kebutuhan benih jagung. Kalau selama ini mereka merupakan peladang yang suka berpindah-pindah kini sudah banyak yang menetap menjadi petani jagung untuk dipasok ke perusahaan.

"Saya khawatir kalau perusahaan ini sampai dipailitkan maka dampaknya akan dirasakan pada ekonomi Kalimantan Barat angka pengangguran pastinya akan membengkak serta petani jagung akan kesulitan untuk memasarkan panennya," kata Bambang.

Informasi saja, Sujaya Group awalnya bergerak dalam bisnis budi daya ayam petelur dari awalnya 5.000 ekor ayam, menjadi 1.500.000 ekor ayam dengan produksi telur mencapai 45 ton per hari. Untuk wilayah Kalbar sendiri Sujaya Group memasok 40 persen kebutuhan telur, serta 25 persen bibit ayam pedaging dan 92 persen bibit ayam petelur.

Sujaya Group memiliki pabrik di atas lahan 11 hektar menggunakan teknologi modern mampu menghasilkan pakan mencapai 25.000 ton per bulan untuk memenuhi kebutuhan pakan unggas, ikan, dan lain sebagainya.

Sujaya Group juga memiliki pabrik pengolahan kotoran hewan untuk dijadikan pupuk organik berskala besar, bahan bakunya juga diambil dari peternak lokal di Kalimantan Barat.

Baca juga:
Ini penjelasan manajemen Koran SINDO soal karyawan di daerah
Korban PHK, wartawan Koran Sindo adukan nasib ke Kemenaker
Kemenaker indikasi ada pelanggaran dalam PHK karyawan Sindo
Terkena PHK, puluhan karyawan Sindo mengadu ke Kemenaker
Tak terima di-PHK sepihak, karyawan dan jurnalis Sindo Jatim demo

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.