LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Perusahaan Global Ikut Bantu Indonesia Genjot Aspek Kesehatan

General Manager Reckitt Benckiser Indonesia, Srinivasan Appan menyampaikan, perusahaan menaruh perhatian penting terhadap edukasi mengenai aspek kesehatan di Indonesia.

2019-07-11 18:42:00
Pertumbuhan Industri
Advertisement

Perusahaan global untuk consumer goods bidang kesehatan, kebersihan, dan perawatan rumah, Reckitt Benckiser secara resmi bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan untuk melakukan edukasi mengenai aspek kesehatan di Indonesia. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan kesepahaman (MoU) antara Kemenkes dan PT Reckitt Benckiser.

General Manager Reckitt Benckiser Indonesia, Srinivasan Appan menyampaikan, perusahaan menaruh perhatian penting terhadap edukasi mengenai aspek kesehatan di Indonesia.

"Kami mendukung langkah Kemenkes untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat pentingnya menjaga kesehatan. Hal ini sejalan dengan visi kami untuk terus memberi layanan melalui berbagai produk kesehatan, nutrisi, yang terbaik lewat misi kami Keluarga Sehat, Indonesia Kuat" ujar Srinivasan dalam keterangannya.

Advertisement

Srinivasan menjelaskan, saat ini tingkat kesadaran masyarakat Indonesia terkait kesehatan dan kebersihan masih rendah, terutama di daerah. Karena itu, perusahaan melakukan berbagai aktivitas untuk membangun kesadaran seputar praktik kebersihan di berbagai kalangan.

Hasil Riskesdas 2018 mencatat prevalensi penyakit tidak menular mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan Riskesdas 2013, antara lain kanker, stroke, penyakit ginjal kronis, diabetes melitus, dan hipertensi.

Hasil Riskesdas juga menyebutkan proporsi kurangnya aktivitas fisik naik dari 26,1 persen menjadi 33,5 persen. Hal lainnya yang juga menyumbang meningkatnya penyakit tidak menular adalah proporsi konsumsi buah dan sayur yang kurang pada penduduk yakni sebesar 95,5 persen.

Advertisement

Kemenkes saat ini terus mengajak masyarakat Indonesia untuk menjalankan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang memprioritaskan pada tiga hal, yakni aktivitas fisik minimal 30 menit sehari, perbanyak konsumsi sayur dan buah, dan mengecek kondisi kesehatan secara berkala.

Ajakan itu dilandasi fakta, penyakit masyarakat Indonesia saat ini lebih banyak pada penyakit katastropik, yang sebenarnya bisa dicegah dengan pola hidup sehat. Karena itu, Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan kementerian lainnya, juga mengajak swasta untuk bersama-sama mengedukasi pentingnya menjaga kesehatan.

Baca juga:
Wapres JK: Revolusi Industri Terus Dibahas, Tapi Kita Tetap Impor Barang Dari China
PP Terbit, Pemerintah Resmi Berlakukan Insentif Pajak 200 Persen
Jokowi Sebar Insentif Pajak Besar-besaran, Ini Rinciannya
Kemenperin Pacu Pembangunan Kawasan Industri di Indramayu dan Subang
Ekonom Harap Kabinet Periode II Jokowi Fokus Benahi Industri

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.