Pertumbuhan Ekonomi Membaik Terdongkrak THR
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, pemberian THR dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ini karena uang THR dapat mendorong daya beli masyarakat untuk memenuhi kebutuhan lebaran.
Para pekerja di Indonesia tengah berbunga-bunga menyambut perayaan hari raya Idulfitri 2023/1444 Hijriah. Sebab, di momen spesial ini pemerintah maupun perusahaan akan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, pemberian THR dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ini karena uang THR dapat mendorong daya beli masyarakat untuk memenuhi kebutuhan lebaran.
"THR Ini akan memberikan dampak positif terhadap growth (pertumbuhan ekonomi)," ujarnya dalam konferensi pers APBN KiTa di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, ditulis Rabu (15/3).
Sri Mulyani menaksir, pemberian THR Idulfitri 2023 ini akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi tinggi di kuartal I-2023. Yakni, berkisar 5 persen. "Kita berharap di kuartal I juga 5,0 persen. Kita lihat dalam 1,5 bulan ke depan karena kita masuk Lebaran ini juga akan memberikan efek musiman yang positif," ungkapnya.
Bendahara Negara ini berharap pertumbuhan ekonomi tinggi tersebut juga diikuti dengan terjaganya laju inflasi di level 3,6 persen secara year on year (yoy). Ini seiring meningkatnya konsumsi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan Idulfitri.
Pengumuman pembayaran THR bagi PNS sendiri akan dilakukan dalam waktu dekat oleh Presiden Jokowi. Meski demikian, dia tidak menyebut secara pasti waktu pengumuman tersebut.
"Bapak Presiden akan mengumumkan terkait THR dalam beberapa minggu ke depan," pungkasnya.
Baca juga:
Pemerintah Siapkan Dana Rp156 Triliun, Termasuk untuk THR dan Gaji ke-13 PNS di 2023
Asal Usul THR di Indonesia, Pernah Bikin Buruh di Era Soekarno Mogok Kerja
Hore, Presiden Jokowi Segera Umumkan THR PNS 2023
Ada Pembayaran THR, Ekonomi Kuartal I-2023 Diprediksi Tumbuh 5 Persen
Survei: 53 Persen Masyarakat Pakai THR untuk Belanja Dibanding Ditabung
Penyaluran THR & Tunjangan PNS Buat Realisasi Belanja Kementerian Tembus 100 Persen