Pertengahan Oktober, deklarasi harta Tax Amnesty capai Rp 3.826 T
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mencatat deklarasi harta dalam program Tax Amnesty hingga 12 Oktober 2016 mencapai Rp 3.826,81 triliun, dan jumlah Wajib Pajak (WP) yang menyampaikan Surat Pernyataan Harta (SPH) sebanyak 405.405 WP.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mencatat deklarasi harta dalam program Tax Amnesty hingga 12 Oktober 2016 mencapai Rp 3.826,81 triliun, dan jumlah Wajib Pajak (WP) yang menyampaikan Surat Pernyataan Harta (SPH) sebanyak 405.405 WP.
"Uang tebusan yang diterima pemerintah Rp 93,49 triliun dan harta yang di deklarasi Rp 3.826,81 triliun," ujar Sri di kantornya, Jakarta, Jumat (14/10).
Jumlah wajib pajak tersebut terdiri dari wajib pajak orang pribadi sebanyak 321.893, dengan jumlah uang tebusan Rp 83 triliun dan deklarasi harta Rp 3.322,26 triliun. Sementara wajib pajak UMKM sebanyak 64.334, dengan jumlah uang tebusan Rp 2,99 triliun dan deklarasi harta Rp 254,38 triliun.
"Jadi WP Orang Pribadi masih mayoritas," imbuhnya.
Untuk wajib pajak badan tercatat sebanyak 83.512, dengan jumlah uang tebusan Rp 10,49 triliun dan deklarasi harta Rp 504,55 triliun. Di antaranya, terdapat 16.568 WP UMKM dengan jumlah tebusan Rp 196,44 miliar dan deklarasi harta Rp 20,62 triliun.
"Padahal potensi WP UMKM masih banyak kalau melihat UMKM di Indonesia," ungkapnya.
Sri menjelaskan, deklarasi harta sebesar Rp 3.826,81 triliun terdiri dari harta dalam negeri sebesar Rp 2.703 triliun, deklarasi harta luar negeri Rp 981,04 triliun, dan repatriasi sebesar Rp 142,77 triliun.
"Total harta repatriasi sebesar Rp 142,77 triliun, di mana Rp 1,45 triliun di antaranya berasal dari WP UMKM," tutupnya.
Baca juga:
OJK: Tax Amnesty buat IHSG menguat 16,8 persen
Nasib artis hingga selebgram jadi incaran Ditjen Pajak
CITA: Keluarga Soeharto simpan uang di Swiss dan belum pulang ke RI
Misbakhun minta menkeu apresiasi pegawai pajak sukseskan Tax Amnesty
Ditjen Pajak rayu artis Instagram Cs ikut Tax Amnesty
Periode II Tax Amnesty, DJP beri karpet merah pengusaha UKM
Dana Tax Amnesty belum mengucur ke pasar modal