LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali diprediksi sumbang Rp 6,9 T pada perekonomian

Bappenas memperkirakan dampak langsung pengeluaran peserta IMF-World Bank Annual Meeting 2018 mencapai Rp 943,5 M. Sebanyak 95,2 persen pengeluaran tersebut berasal dari wisatawan mancanegara dan sisanya, sejumlah 4,8 persen, berasal dari wisatawan nusantara. Pengeluaran terbesar adalah akomodasi capai Rp 569 M.

2018-04-26 17:02:36
Pertemuan tahunan IMF-World Bank
Advertisement

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas merilis hasil kajian awal estimasi dampak langsung penyelenggaraan IMF-World Bank Annual Meeting 2018 yang akan dilaksanakan di Denpasar, Bali, bagi perekonomian Indonesia sebagai tuan rumah. Bappenas memperkirakan Rp 6,9 triliun dana berputar sebagai 'bahan bakar' penggerak perekonomian.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, mengatakan penyelenggaraan IMF-WB Annual Meetings 2018 diperkirakan mampu meramaikan sektor pariwisata, meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan mempromosikan investasi dan perdagangan.

"Sebagai tuan rumah IMF-WB Annual Meeting 2018, Indonesia harus mampu menunjukkan kepemimpinan dan komitmen dalam pembahasan isu global, mendorong optimalisasi manfaat lainnya untuk kepentingan nasional dan ekonomi Indonesia, memaparkan ketahanan nasional dan kemajuan ekonomi Indonesia pasca krisis Asia, mempromosikan pencapaian Indonesia dalam menerapkan reformasi dan demokrasi, dan mendorong pengenalan budaya, pariwisata, industri kreatif, serta financial technologies," tegasnya dalam Konferensi Pers di Gedung Kementerian PPN/ Bappenas, Jakarta, Kamis (26/4).

Advertisement

Penyelenggaraan IMF-World Bank Annual Meeting 2018 diperkirakan akan berkontribusi signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, melalui penciptaan kesempatan kerja, peningkatan pendapatan rumah tangga, pertumbuhan sektor pariwisata, peningkatan pendapatan usaha local, dan peningkatan penerimaan negara.

Bappenas memperkirakan dampak langsung pengeluaran peserta IMF-World Bank Annual Meeting 2018 mencapai Rp 943,5 miliar. Sebanyak 95,2 persen pengeluaran tersebut berasal dari wisatawan mancanegara dan sisanya, sejumlah 4,8 persen, berasal dari wisatawan nusantara.

Pengeluaran terbesar adalah akomodasi yang mencapai Rp 569,9 miliar, diikuti makanan dan minuman sebesar Rp 190,5 miliar, transportasi sejumlah Rp 36,1 miliar, hiburan sebesar Rp 57 miliar, dan souvenir senilai Rp 90,2 miliar.

Advertisement

Perkiraan biaya konstruksi untuk mendukung penyelenggaraan IMF-World Bank Annual Meeting 2018, yang antara lain termasuk pembangunan Underpass Ngurah Rai, Pelabuhan Benoa, Patung Garuda Wisnu Kencana, dan Tempat Pembuangan Akhir Sampah Suwung, mencapai Rp 4,9 triliun, sedangkan biaya operasional penyelenggaraan IMF-World Bank Annual Meeting 2018 sebesar Rp 1,1 triliun.

Dengan demikian, total dampak langsung penyelenggaraan IMF-World Bank Annual Meeting 2018, baik dari sisi pengeluaran pengunjung, biaya konstruksi, dan biaya operasional, mencapai Rp 6,9 triliun.

"Untuk meningkatkan dampak ekonomi penyelenggaraan IMF-WB Annual Meeting 2018, kebijakan harus difokuskan untuk mempromosikan pariwisata secara maksimal dengan peningkatan pengeluaran peserta selama acara berlangsung dan peningkatan kepuasan peserta untuk dapat kembali berkunjung dan membagi pengalaman tersebut dengan teman atau keluarga, mempercepat peningkatan perdagangan dan transaksi bisnis selama dan setelah acara berlangsung, serta mendorong peningkatan investasi asing masuk ke Indonesia," ujar Menteri Bambang.

Upaya-upaya yang sedang dan akan dilakukan terkait sektor pariwisata, perdagangan, investasi, di antaranya percepatan penyelesaian infrastruktur pendukung acara IMF-WB Annual Meeting 2018, penyiapan destinasi wisata, peningkatan awareness wisatawan mancanegara akan destinasi wisata di Bali, promosi investasi dan perdagangan, terutama membangun jejaring dengan UMKM lokal, dan koordinasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak swasta untuk menyukseskan pelaksanaan acara IMF-WB Annual Meeting 2018.

Sebagai informasi, Bali, akan menjadi tempat diselenggarakannya International Monetary Fund and World Bank (IMF-WB) Annual Meeting 2018 pada 8-14 Oktober 2018. Saat ini, Indonesia tengah bersiap menyambut 15.000 peserta, yang terdiri dari para Gubernur Bank Sentral dan Menteri Keuangan dari 189 negara, sektor swasta, investor, Non Governmental Organizations (NGOs), akademisi, dan kalangan media.

IMF-WB Annual Meeting adalah pertemuan tahunan yang diselenggarakan oleh Dewan Gubernur IMF dan World Bank yang bertujuan untuk mendiskusikan perkembangan ekonomi dan keuangan global serta topik pembangunan, termasuk upaya pengurangan kemiskinan, pembangunan ekonomi internasional, juga isu-isu global lainnya.

Baca juga:
Fahri Hamzah tuding duit gedung baru DPR dipakai buat pesta IMF di Bali
Cegah gejolak politik, Premium tetap dijual selama Asian Games dan pertemuan IMF
Jelang pertemuan IMF, Garuda siapkan opsi penerbangan tambahan
Tinjau persiapan tempat pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali, Menko Luhut ngaku puas
Bali mulai bersolek jelang perhelatan IMF-World Bank Annual Meeting bulan Oktober
Siap-siap, BBM jenis premium tak dijual saat Asian Games dan pertemuan Bank Dunia-IMF
Dukung pertemuan Bank Dunia-IMF, BMKG luncurkan prakiraan cuaca berbasis kecamatan

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.