LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pertamina seharusnya tak kehilangan pendapatan karena masih dapat subsidi pemerintah

Jika harga BBM jenis Premium, Solar dan elpiji disesuaikan dengan perkembangan harga minyak dunia, maka seharusnya pendapatan Pertamina bisa mencapai USD 32,8 miliar dan nett income USD 3,05 miliar.

2017-11-27 17:56:42
Pertamina
Advertisement

PT Pertamina mencatatkan penurunan laba para kuartal III-2017. Laba perusahaan BUMN ini tercatat hanya USD 1,99 miliar, sementara periode sama tahun lalu sebesar USD 2,83 miliar.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Elia Massa Manik mengatakan, penurunan laba ini terjadi seiring peningkatan harga minyak mentah (Indonesia Crude Price/ICP) sebesar 29 persen secara rata-rata selama 9 bulan di 2017 dibanding periode yang sama di 2016. Sedangkan perusahaannya tidak bisa menaikkan harga bensin karena harus seizin pemerintah.

Dia menjelaskan, jika harga BBM jenis Premium, Solar dan elpiji disesuaikan dengan perkembangan harga minyak dunia, maka seharusnya pendapatan Pertamina bisa mencapai USD 32,8 miliar dan nett income USD 3,05 miliar.

Advertisement

"Selisih pendapatan tersebut telah dikembalikan sebagai kontribusi Pertamina kepada masyarakat, untuk menutup selisih harga jual BBM sebesar USD 1,42 miliar (sekitar Rp 19 triliun), belum termasuk kontribusi dalam bentuk PPN dan PBBKB," jelasnya beberapa waktu lau.

Namun demikian, Anggota Komisi VI DPR RI, Bambang Haryo Soekartono berpendapat lain. Dia menilai, potensi kehilangan pendapatan sebesar Rp 19 triliun yang dialami Pertamina perlu mendapatkan perhatian pemerintah. Sebab, selama ini Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut telah mendapatkan subsidi dari pemerintah khususnya Solar dan elpiji.

Menurutnya, ‎saat ini Pertamina merupakan satu-satunya penyedia energi utama di Indonesia. Bahkan, kata dia, Pertamina menguasai kebutuhan energi di dalam negeri baik dari sisi harga dan pasokan.

Advertisement

"Hampir bisa dikatakan Pertamina ini monopoli dari sisi harga dan pasokan," ujar dia di Jakarta, Senin (27/11).

Selain itu, lanjut Bambang, sebagai BUMN, Pertamina juga masih mendapatkan suntikan subsidi dari pemerintah. Hal ini khususnya untuk jenis energi atau bahan bakar minyak (BBM) penugasan seperti Premium, Solar dan elpiji.

"Pertamina juga mendapatkan subsidi dari APBN, jadi harusnya tidak boleh rugi," kata dia.

Baca juga:
Menengok sekolah di perbatasan RI yang dibangun Pertamina EP
Menteri Rini angkat Nicke Widyawati jadi Direktur SDM Pertamina
Ini hak dan kewajiban konsumen di SPBU
Pemerintah akan lelang 2 blok terminasi yang tidak diminati Pertamina
Ikut jual elpiji, PT Vivo klaim harga akan lebih murah dari Pertamina

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.