LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pertamina resmikan 2 proyek pada April 2017

PT Pertamina EP akan meresmikan dua proyek pengembangan pada April 2017. Di mana sebelumnya, proyek pengembangan Cikarang Tegal Pacing yang memiliki target produksi puncak gas mencapai 14 MMSCFD sudah on stream pada Maret 2017. Proyek tersebut diharapkan dapat mendukung perusahaan untuk melampaui target produksi.

2017-04-11 11:26:04
Pertamina
Advertisement

PT Pertamina EP akan meresmikan dua proyek pengembangan pada April 2017. Di mana sebelumnya, proyek pengembangan Cikarang Tegal Pacing yang memiliki target produksi puncak gas mencapai 14 MMSCFD sudah on stream pada Maret 2017.

Pelaksana Tugas Direktur Pertamina EP Nanang Abdul Manaf mengatakan dua proyek pengembangan yang diresmikan adalah proyek pengembangan gas Matindok dan proyek pengembangan Paku Gajah. Proyek tersebut diharapkan dapat mendukung perusahaan untuk melampaui target produksi.

"Diharapkan dengan on streamnya 2 proyek tersebut, kami dapat melampaui target produksi yang ditetapkan sebesar 85.000 BOPD dan target laba bersih sebesar USD 596 juta," ujar Nanang, di Cirebon, Jawa Barat, Selasa (11/4).

Advertisement

Selain dua proyek pengembangan yang akan on stream pada bulan ini, satu proyek lainnya yaitu pengembangan Lapangan Jirak (EOR) yang sudah mencapai progress fisik sebesar 7,6 persen. Proyek ditargetkan akan rampung pada Desember 2018 dengan target tambahan produksi mencapai 2.780 BOPD.

Pertamina EP juga melakukan upaya pencarian cadangan, di mana saat ini sudah menunjukkan peningkatan signifikan. Kinerja Seismik 2D 2016 mencapai 100 persen yaitu sebesar 953 kilometer dan Seismik 3D 2016 mencapai 128 persen yaitu sebesar 1.008 kilometer persegi. Target Seismik 2017 untuk 2D mencapai 883 kilometer dan 3D mencapai 621 kilometer persegi.

"Untuk tren ke depan, menurut kami potensi yang besar letaknya ada di Kawasan Timur Indonesia. Dan kami sudah masuk di Kawasan Timur Indonesia seperti di Papua Barat dengan kegiatan seismik klamasosa dengan total luasan 500 kilometer yang dikerjakan secara multiyears. Untuk 2017 ini target sebesar 200 kilometer dan sisanya 300 kilometer di 2018," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
Iran jadi salah satu fokus pengembangan usaha hulu Pertamina
Pertamina optimis peroleh 650.000 BOEPD dari luar negeri di 2025
Pertamina Fastron jadi brand oli terpopuler Digital Indonesia 2017
Pertamina sebut holding migas bisa potong rantai distribusi
Maret 2017, produksi minyak Pertamina EP hanya 95 persen dari RKAP
Ini cara Pertamina kembangkan teknologi dalam produksi migas
Mei 2017, Pertamina ambil alih lapangan migas Jambaran-Tiung Biru

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.