LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pertamina-PLN tandatangani kontrak PLTGU Jawa 1 senilai Rp 24,01 T

PT PLN (Persero) bersama Konsorsium PT Pertamina (Persero), Marubeni Corporation, dan Sojitz Corporation akhirnya melakukan penandatangan Power Purchase Agreement (PPA) Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Jawa 1 berkapasitas 1.760 MW.

2017-01-31 13:24:53
Pertamina
Advertisement

PT PLN (Persero) bersama Konsorsium PT Pertamina (Persero), Marubeni Corporation, dan Sojitz Corporation akhirnya melakukan penandatangan Power Purchase Agreement (PPA) Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Jawa 1 berkapasitas 1.760 MW.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Sutjipto mengatakan, Pertamina bersama dengan Meruben Corporation dan Sojitz Corporation telah berhasil memenangkan dan menandatangani PPA proyek PLTGU Jawa 1, yang merupakan kolaborasi internasional.

"Atas nama konsorsium saya sampaikan apresiasi pada PLN atas tender IPP (Independent Power Producer) Jawa 1 yang terbuka, transparan dan kompetitif dalam proses ini pertamina belajar banyak dari apa yang ada. Bagaimana kawan-kawan di PLN sangat kompetitif di sini," kata Dwi di Hotel Fairmont, Senayan, Selasa (31/1).

Advertisement

Lebih lanjut dirinya mengatakan perjalanan dari proses nego ini sangat panjang. Karena proyek besar ini bukan jadi kepentingan dua perusahaan BUMN namun ini menjadi kepentingan negara.

Dengan nilai investasi mencapai USD 1,8 miliar atau Rp 24,01 triliun, proyek ini diharapkan dapat menjembatani sinergi dua BUMN terbesar di Indonesia, yaitu Pertamina dan PLN.

"Tanda tangan adalah komitmen perjuangan dan perjalanan makin panjang 2020 ada waktu 3 tahun harus ketat. Sekali lagi di investasi kalau mundur akan ada kerugian," tambahnya.

Advertisement

Sementara itu Dirut PLN Sofyan Basir mengatakan proyek ini sangat besar, untuk itu dirinya berharap proyek ini dapat selesai secepat mungkin bahkan dirinya meminta sebelum tahun 2020.

"Tadi ngobrol dengan Dirut PLTGU Jawa 1, mungkin saya akan pensiun 2020. Kita pengen menyaksikan ini selesai lebih cepat kita harap selesai lebih cepat untuk perkuat listrik di Jawa Bali," pungkasnya.

Baca juga:
Pertamina seleksi 45 perusahaan bangun kilang Cilacap dan Tuban
DPR sebut kepemimpinan ganda bisa ganggu kinerja Pertamina
Pertamina batalkan kerja sama dengan Saudi Aramco
Apartemen Pertamina di Balikpapan sudah capai 86 persen

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.