LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pertamina EP gandeng Sarana GSS garap sumur minyak bekas Belanda

Area Operasi Minyak dan Gas Bumi Trembul terletak di Desa Talokwohmojo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah.

2016-11-03 17:03:38
Pertamina EP
Advertisement

PT Pertamina EP menjalin kerja sama dengan PT Sarana GSS Trembul dalam mengelola area operasi Trembul, Jawa Tengah. Kedua perusahaan telah melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama operasi (KSO) area Trembul.

Pertamina EP mendapatkan hak eksklusif melaksanakan operasi minyak dan gas bumi di area operasi Trembul dari SKK Migas berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2013.

Selanjutnya, PT Pertamina EP menetapkan PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (BUMD milik Pemerintah Daerah Jawa Tengah) sebagai mitra terpilih untuk melaksanakan operasi minyak dan gas bumi di lokasi tersebut.

Advertisement

Dalam rangka melaksanakan operasi tersebut, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah melakukan joint venture dengan 655 Energy Limited dengan membentuk perusahaan patungan bernama PT Sarana GSS Trembul.

"Area Operasi Minyak dan Gas Bumi Trembul terletak di Desa Talokwohmojo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah," ujar Direktur PT Sarana GSS Trembul, Bambang Mulyadi di Jakarta, Kamis (3/11).

Bambang menyebut, luas area operasi ini mencapai 47,6 kilometer persegi, terletak 15 km di sisi barat Kota Blora. Area operasi ini dulu merupakan daerah operasi perusahaan Belanda, Nederiandsche Koloniale Petroleum Mij (NKPM), yang merupakan anak perusahaan Standard Oil of New Jersey (kini dikenal sebagai Exxon) pada 1917.

Advertisement

Bambang mengatakan, PT Sarana GSS Trembul berjanji akan melaksanakan program kerja tiga tahun senilai USD 7,6 juta. Dana tersebut antara lain digunakan untuk pengeboran empat sumur dan kegiatan akuisisi seismik.

"Sumur pertama (SGT-01) direncanakan mulai dibor pada Juni 2017 dan mulai berproduksi sebulan kemudian," pungkasnya.

Baca juga:
Pertamina EP: Minyak mentah hasil pengeboran ilegal sangat berbahaya
Amankan aset migas dibutuhkan peran 3 unsur
Di Subang, Pertamina sulap sampah plastik jadi bahan bakar
Pertamina EP jajaki dua pembeli baru gas karbondioksida
Pengoperasian CPP Matindo bisa tingkatkan produksi gas nasional

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.