Pertama di RI, perusahaan furniture ini beri asuransi produk yang dibeli pelanggan
Asuransi ini diperlukan karena Indonesia rawan bencana banjir diakibatkan curah hujan yang tinggi, dampak kebencanaan tersebut dapat mengakibatkan hilangnya aset dan harta benda pelanggan.
Perusahaan di bidang perlengkapan office furniture dan home living, PT Kaina Artos Linuwih atau Kaina Corporation meluncurkan program anyar untuk menambah kenyamanan pelanggan. perusahaan melalui program strategis tanggung jawab sosial memberi proteksi asuransi gratis atas aset yang dibeli oleh pelanggan dari toko tersebut selama 1 tahun.
CEO PT Kaina Artos Linuwih, Yohanes mengatakan, proteksi asuransi untuk produk springbed AIRLAND ini diperlukan karena Indonesia adalah negara yang rawan bencana. Secara geografis Indonesia merupakan negara kepulauan yang terletak pada pertemuan empat lempeng tektonik yaitu lempeng Benua Asia, Benua Australia, lempeng Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.
"Indonesia juga rawan bencana banjir diakibatkan curah hujan yang tinggi, dampak kebencanaan tersebut dapat mengakibatkan hilangnya aset dan harta benda pelanggan," ujarnya dikutip dari keterangannya di Jakarta, Minggu (15/4).
Yohannes menambahkan, program yang diterapkan perusahaan ini merupakan pertama di Indonesia. Asuransi didapat tanpa menaikkan harga produk, tanpa syarat berbelit dengan hanya cukup KTP saja.
"Asuransi langsung atas nama pembeli, nilai klaim pertanggungan asuransi yang tinggi dan tentunya proses klaim yang mudah. Kami berikan yang terbaik bagi pelanggan kami yang membeli produk khususnya Springbed merk AIRLAND," tegasnya.
Komisaris Utama PT Kaina Artos Linuwih, Bambang menambahkan, program ini untuk membantu meringankan risiko atas aset pelanggan. Selain itu, ini juga sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan jangka panjang dengan memberikan proteksi asuransi gratis atas aset yang dibeli oleh pelanggan selama 1 tahun.
"Sementara untuk target penjualan produk 1 miliar per bulan, dengan harga produk di harga terendah 4 juta per set dan tertinggi 16 juta per set," katanya.
GM Sales Nasional PT Dinamika Indonusa Prima sebagai pemegang brand AIRLAND, Arifin menyambut baik strategi PT KAL selaku mitra Authorized Distributor dalam menerapkan program CSR perusahaan. Hal ini akan berdampak positif terhadap ekosistem bisnis dan berdampak langsung kepada pelanggan.
"Kami sangat mengapresiasi atas langkah dan kebijakan strategis Kaina Home Living Showroom dalam menerapkan program CSR yang baru pertama kali di Indonesia." ujarnya.
Direktur PT Proteksi Solusindo Selaras, dari insurance produk company, Tjandra Mulijana mengatakan, strategi PT KAL ini perlu menjadi rujukan bagi perusahaan lainnya di Indonesia. Dalam tata kelola perusahaan juga harus memperhatikan kepentingan pelanggan,
"Perusahaan jangan hanya ingin mengambil margin semata, tetapi lupa tentang tanggung jawab sosial kepada pelanggannya. Terus terang saya terkejut dengan langkah strategis PT KAL untuk mengcover asuransi bagi pelanggannya dari dana perusahaan," tegasnya.
Tjandra berjanji akan menyiapkan proses yang mudah bagi pelanggan yang membeli produk di Kaina Home Living Showroom di Supermall Karawaci Tangerang. "Saya yakin gebrakan inovasi dari PT KAL akan terus dilakukan seiring dinamika pasar."
Informasi saja, PT Kaina Artos Linuwih atau Kaina Corporation telah membuka showroom atau gerai khusus untuk produk springbed dengan brand AIRLAND di Supermall Karawaci Tangerang, dan akan terus membuka gerai di kota lainnya di Indonesia.
Perluasan usaha dilakukan untuk memenuhi layanan ritel kepada pelanggan. Selanjutnya, perusahaan juga akan menangani proyek-proyek untuk perkantoran, hotel, apartement, kondotel, sekolah, universitas, pesantren etc di Indonesia.
Baca juga:
Tak mau kejadian terulang, Allianz apresiasi polisi tangkap pelaku pemalsuan klaim
OJK izinkan Asuransi Bumiputera kembali pasarkan produk
Meski di tahun politik, AAJI optimistis pendapatan industri asuransi tumbuh 30 persen
Askrindo serahkan perahu karet ke masyarakat bantaran sungai Ciliwung
Kuartal IV 2017, pendapatan industri asuransi jiwa tumbuh 21,7 persen capai Rp 254 T