Perlancar distribusi logistik, Kemenhub luncurkan kapal perintis baru
"Pemerintah berharap melalui pembangunan Kapal perintis seperti KM Sabuk Nusantara 76 ini akan lebih meningkatkan konektivitas antar pulau di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, juga akan meningkatkan roda perekonomian secara nasional serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia."
Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut meluncurkan kapal perintis baru yang diberi nama KM Sabuk Nusantara 76. Peluncuran kapal dilakukan dari galangan pembuatnya yaitu galangan kapal PT Staedfas Marine Pontianak.
Peluncuran KM Sabuk Nusantara 76 yang merupakan kapal perintis type 2000 GT ini dilakukan secara resmi oleh Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Ir. Junaidi dengan didampingi Direksi PT Steadfast Marine, KSOP Pontianak, Capt. Bintang dan perwakilan PT Biro Klasifikasi Indonesia (PT BKI).
Junaidi mengatakan pembangunan kapal dilakukan guna memperlancar arus penumpang, barang dan jasa ke seluruh penjuru Tanah Air.
Selain itu, manfaat lain yang akan diperoleh dengan pembangunan kapal ini adalah memperlancar distribusi logistik sehingga akan meningkatkan roda perekonomian secara nasional serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
"Pemerintah berharap melalui pembangunan Kapal perintis seperti KM Sabuk Nusantara 76 ini akan lebih meningkatkan konektivitas antar pulau di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, juga akan meningkatkan roda perekonomian secara nasional serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia," ujar Junaidi dalam keterangannya, Kamis (12/4).
Junaidi mengatakan bahwa proses peluncuran kapal ke perairan merupakan salah satu proses pembangunan suatu kapal yang menandai selesainya pembangunan konstruksi kapal, sehingga masih perlu dilanjutkan dengan tahapan-tahapan penyelesaian lainnya.
"Terkait dengan hal ini, saya minta kepada pihak galangan pembangun dalam hal ini Galangan Kapal Steadfast untuk menyelesaikan pembangunan semua kapal yang dibangun di galangan ini sesuai dengan spesifikasi teknis yang berlaku dan sesuai dengan kontrak yang telah disepakati bersama dengan tetap memperhatikan faktor-faktor keamanan dan keselamatan," tegas Junaidi.
Menurut Junaidi, nantinya Seluruh kapal-kapal perintis yang baru dan dipesan oleh Kementerian Perhubungan ditarget akan selesai tahun ini dan akan memperkuat armada kapal perintis yang sudah ada termasuk untuk mendukung angkutan laut pada masa angkutan lebaran mendatang.
Berikut data teknis Kapal Perintis tipe 2000 GT :
Panjang Seluruh (LOA): 68.50 M
Panjang Antara Garis Tegak (LBP): 63.00 M
Lebar : 14.00 M
Tinggi: 6.20 M
Sarat air: 2.90 M
Kecepatan Percobaan: 12 Knot (Pada 85% MCR)
Kapasitas Penumpang: 472 penumpang ekonomi tidur, 26 penumpang Kelas
Jumlah awak kapal: 36 (tiga puluh enam) orang
Tamu: 8 orang
Tenaga Medis: 2 orang
Barang: 100.00 ton
Reporter: Ilyas Istianur Praditya
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Terkendala lahan, pembangunan LRT Jabodebek baru 36 persen
Dukung percepatan usaha, Menhub Budi akan revisi & pangkas aturan sektor perhubungan
Jumat ini, Menhub Budi kumpulkan stakeholder bahas kesiapan mudik Lebaran 2018
Kembangkan hunian berbasis transportasi, Indonesia belajar dari Australia
Implementasi ganjil genap di tol Jagorawi dan Tangerang masih butuh sosialisasi