Terkendala lahan, pembangunan LRT Jabodebek baru 36 persen
Merdeka.com - Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Zulfikri mengatakan pembangunan proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) baru mencapai 36 persen. Pembangunan ini masih terkendala pembebasan lahan.
"Sudah, memang yang agak berat itu di Bekasi Timur, lahan depo, warga banyak yang tidak mau. Makanya dari ATR kan sekarang lagi turun terus," ungkapnya di Kemenko Maritim, Jakarta, Rabu (11/4).
"Ini kan di Jaksel, Jaktim, Kota Bekasi sama Bekasi Timur. Dan yang ada masalah di bekasi timur. Tapi tadi kita coba," tambah dia.
Meski demikian, pembangunan LRT akan terus dikejar penyelesaiannya. "Harus dong. Harus on track, (Progres pembangunan LRT) sudah 36 persen," kata dia.
Direktur PT Adhi Karya Tbk Pundjung Setya Brata mengatakan pihaknya akan terus mengejar penyelesaian proyek tersebut. Menurutnya, sejauh ini tidak ada hambatan dalam proses pembangunan LRT yang digarap perseroannya.
"Tidak ada (kendala). (Progresnya) Cawang-Cibubur 59 persen, Cawang-Dukuh Atas 13 persen. Cawang-Bekasi Timur 36 persen," ujar dia.
Selain itu, menjelang perhelatan Asian Games yang akan dimulai pada Agustus tahun ini, pihaknya sudah melakukan berbagai pembenahan di beberapa titik agar arus lalu lintas menjadi lebih lancar.
"Nanti pada waktu Asian Games sudah. Yang jelas Asian Games nanti (di daerah) Kuningan pagarnya sudah semakin disempitkan (sehingga ruas jalan semakin lebar)," tandasnya. (mdk/azz)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya