LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Perhelatan Internasional Dongkrak Ekspor Jasa RI Capai 5,64 Persen

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menyebut, adanya perhelatan internasional seperti Asian Games dan Pertemuan Tahunan IMF-World Bank 2018 mampu mendongkrak nilai ekspor Indonesia, terutama di bidang jasa.

2019-02-06 16:01:22
BPS
Advertisement

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menyebut, adanya perhelatan internasional seperti Asian Games dan Pertemuan Tahunan IMF-World Bank 2018 mampu mendongkrak nilai ekspor Indonesia, terutama di bidang jasa.

"Asian Games dan Annual Meeting IMF-World Bank mendorong jasa ekspor," ujarnya di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Rabu (6/2).

Dia menyebutkan, dari dua event internasional tersebut ekspor jasa tumbuh sebesar 5,64 persen. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan ekspor barang yang hanya tumbuh 4,18 persen.

Advertisement

"Jadi bisa di lihat ekspor barang dan jasa tumbuh 4,33 persen, ini bisa dipisah ekspor barang dan jasa. Barang ekspornya 4,18 persen dan jasanya tumbuh 5,64 persen.," jelasnya.

Pria yang kerap disapa Kecuk ini menambahkan, tingginya pertumbuhan ekspor jasa tersebut juga tidak lepas dari peningkatan jumlah wisatawan mancanegara selama dua event itu berlangsung.

Seperti diketahui bedasarkan data Bappenas jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada Asian Games hampir mencapai 80.000 orang. Sedangkan total pengeluaran para wisatawan tersebut mencapai Rp 3,7 triliun, di mana pengeluaran wisman sebanyak Rp 1,9 triliun dan pengeluaran wisatawan nusantara sebanyak Rp 1,8 triliun.

Advertisement

Adapun sebagian pengeluaran tersebut dibelanjakan untuk membeli souvenir, sewa kamar hotel dan makanan serta minuman. Di samping itu, untuk pertemuan IMF World Bank di Bali, berdasarkan sata kolektif yang diperoleh Bappenas menunjukkan bahwa dampak ekonomi langsung Pelaksanaan Pertemuan Tahunan IMF-WB periode 2017-2018 sejak persiapan hingga pelaksanaan sebesar Rp 5,5 triliun.

Angka tersebut berasal dari investasi konstruksi infrastruktur periode 2017-2018 sebesar Rp 3,05 triliun dan pengeluaran peserta baik mancanegara sebesar Rp 582 miliar. "Ini seiring peningkatan jumlah wisatawan mancanegara dari kegiatan annual meeting IMF dan asian games tercermin ekspor barang dan jasa tumbuh," jelasnya.

Baca juga:
Produk Mayora Bakal Dibarter dengan Sukhoi Buatan Rusia
Faktor-Faktor di Balik Pertumbuhan Ekonomi RI Capai 5,17 Persen
Mendag Bilang Capaian Pertumbuhan Ekonomi 2018 Indonesia Dapat Apresiasi Dunia
Mayora Klaim Kuasai Pasar Kopi Instan Cappuccino di Rusia
Ombudsman Ingatkan Bulog Soal Ekspor Beras Jangan Sampai Korbankan Stok Dalam Negeri

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.