Perbanyak pasokan, Mentan Amran beri benih cabai ke masyarakat
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, saat ini harga cabai sudah mulai menurun. Sebab, ketersediaan pasokan dari petani sudah mencukupi kebutuhan permintaan pasar. Pihaknya akan terus berusaha menormalkan kembali harga cabai terutama cabai rawit.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, saat ini harga cabai sudah mulai menurun. Sebab, ketersediaan pasokan dari petani sudah mencukupi kebutuhan permintaan pasar.
"Harga cabai yang tinggi hanya cabai rawit, cabai besar turun dibawah harga normal. Cabai keriting dibawah harga normal. Tapi yang seksi beritanya adalah cabai rawit," ujar Menteri Amran di Gedung Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), Semarang, Senin (23/1).
Menteri Amran mengatakan, pihaknya akan terus berusaha menormalkan kembali harga cabai terutama cabai rawit. Untuk mendukung hal tersebut, Menteri Amran meminta masyarakat untuk turut melakukan gerakan penanaman cabai di pekarangan masing masing.
"Nanti kedepan ada 44 BPTP di seluruh indonesia kami diwajibkan untuk melakukan pembenihan. Benih cabai, benih bawang dan diberikan kepada masyarakat secara gratis," tegasnya.
Menteri Amran mengatakan telah menyiapkan anggaran dalam rangka membagikan benih cabai, bawang dan sayur kepada masyarakat. Menteri Amran meminta seluruh stakeholder terkait untuk melakukan pengawasan dalam pembagiannya kepada masyarakat.
"Tapi jangan sampai ada yang ambil 2 truk dibawa ke rumahnya. Ini harus dibagikan ke ibu ibu. Biar mereka terbiasa menanam cabai. Jadi mereka tidak minta lagi sama kita," pungkasnya.
Baca juga:
Kementan sebut penyebaran virus Antrax lewat 3 cara
LP Nusa Kambangan bakal disulap jadi sentra produksi sapi
Tekan harga, Mentan Amran ajak ibu PKK tanam cabai di pekarangan
Fasial Basri sebut Mentan Amran paling dilindungi Presiden Jokowi
Kementan: Jokowi ingin Indonesia jadi lumbung pangan dunia pada 2045
Kementan: Jokowi ingin Indonesia jadi lumbung pangan dunia pada 2045
Ahok mengeluh toilet Kementeran Pertanian kotor dan jorok
Sertifikat veteriner penting untuk dukung ekspor produk asal hewan